Melegakan, Air PDAM Di Perumahan Graha Kartini Tinggal Selangkah Lagi
Penandatanganan kerja sama di kantor PDAM Rembang, Kamis (25/06), untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga Perumahan Graha Kartini.
Penandatanganan kerja sama di kantor PDAM Rembang, Kamis (25/06), untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga Perumahan Graha Kartini.

Rembang – Masalah air di Perumahan Graha Kartini Desa Kabongan Kidul, belakang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rembang, mulai menunjukkan titik terang.

Kamis pagi (25 Juni 2020) di kantor PDAM, Sitta Chirana selaku pihak pengembang perumahan, didampingi perwakilan warga dan Muhammad Affan Direktur PDAM Rembang, resmi menandatangani perjanjian kerja sama, guna memastikan PDAM akan mengalirkan air ke rumah warga yang berjumlah sekira 60 an di lokasi tersebut.

Sitta Chirana menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bupati Rembang, Abdul Hafidz ikut merespon cepat masalah ini, sehingga akhirnya bisa berlangsung penandatanganan kerja sama.

“Benar, kami sudah melakukan MoU dengan pihak PDAM. Kalau usulan kami yang terbaru ke PDAM, kita sampaikan sejak bulan November 2019 lalu. Nah setelah ada bukti kerja sama, tentu kita ingin dilakukan profesional, akuntabel dan transparan. Semoga memberikan manfaat bagi penghuni perumahan Graha Kartini, “ tutur Sitta.

Sitta menambahkan dalam kerja sama ini, pihak PDAM akan memasang pipa sepanjang 1.415 Meter di lingkungan perumahan Graha Kartini, dengan pembiayaan ditanggung pengembang perumahan. Sedangkan khusus tandon air yang didirikan oleh pengembang perumahan, nantinya akan dipinjam pakai oleh PDAM, untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga.

“Tandon tidak kami hibahkan, tapi pinjam pakai. Tandon ini kita bangun sejak tahun 2013, sudah mengalirkan air ke rumah warga dari truk tangki. Namun kita ingin tingkatkan pelayanan, maka solusinya melalui kerja sama dengan PDAM ini. Sebagai pelaku usaha, kami merasa terbantu, dan mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya, “ ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Rembang, Muhammad Affan menjelaskan pemasangan pipa akan dimulai hari Senin mendatang. Target air bisa mengalir, sekira 1 bulan kedepan.

“Untuk tarif air di perumahan Graha Kartini beda dengan tarif rumah tangga biasa, karena kita pakai truk tangki, kemudian airnya dimasukkan tandon dulu. Nanti sesuai kesepakatan, memperhitungkan biaya produksi riil, “ terang Affan.

Sebelumnya, penghuni Perumahan Graha Kartini Rembang memasang sejumlah poster di pintu gerbang perumahan, menuntut bisa menikmati fasilitas air PDAM, supaya pengeluaran warga lebih terjangkau. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *