Kepala Desa Menghilang, Pihak Kecamatan Ambil Langkah
Kondisi perkampungan di Desa Gowak, Kecamatan Lasem. (Gambar atas) Awan tebal menutupi puncak Gunung Lasem.
Kondisi perkampungan di Desa Gowak, Kecamatan Lasem.

Lasem – Terkait menghilangnya Kepala Desa Gowak Kecamatan Lasem, SP selama berbulan-bulan, hingga saat ini pihak Kecamatan Lasem belum mengetahui di mana keberadaan yang bersangkutan.

Camat Lasem, Latoiful Minan, Selasa sore (05 Mei 2020) mengaku sudah pernah mengecek ke rumah Kades, beberapa waktu lalu. Bahkan sempat melakukan pendekatan persuasif, agar kepala desa fokus menjalankan tugasnya. Pernah ketemu, namun kemudian SP menghilang. Semua nomor HP saat ini tidak bisa dihubungi, karena dimatikan.

Latoiful Minan menyampaikan perginya Kades Gowak, bukan karena penyimpangan keuangan desa. Justru sejauh ini dana desa masih aman. Menurut informasi yang ia terima ada masalah ekonomi pribadi kepala desa dengan orang lain, sehingga SP memutuskan pergi dari rumah.

“Yang di rumah hanya anak dan isterinya. HP Kades tidak bisa dihubungi, off semua. Kalau penyelewengan dana desa, nggak ada. Ini lebih pada masalah pribadi Kades dengan orang lain. Latar belakang pak Kades, dulu pegawai koperasi, “ ungkapnya.

Latoiful Minan menambahkan karena sudah lama kepala desa tidak masuk kantor, maka untuk melaksanakan pemerintahan di Desa Gowak perlu ditunjuk PJ Kades.

Pihak kecamatan sudah mengusulkan mantan Sekdes Gowak yang kini menjadi staf kantor Kecamatan Lasem, Suwondo untuk menduduki PJ Kades Gowak. Tinggal menunggu persetujuan dari Bupati Rembang. Menurutnya, meski warga Desa Gowak tidak begitu banyak, namun pembangunan dan aktivitas pemerintahan harus tetap berjalan.

“Sudah kami usulkan pak Suwondo. Saat ada video conference dengan pak Bupati tadi pagi, kami juga menyampaikan lagi. Biar Desa Gowak nggak njomplang, tetap selaras seirama dengan desa-desa lain. Apalagi masih banyak infrastruktur yang harus dibenahi, “ terang Camat.

Akibat menghilangnya kepala desa, sampai dengan hari Selasa (05 Mei 2020) Desa Gowak belum menetapkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). Padahal ploting waktu menjadi unsur penting, termasuk dalam pencairan dana desa, sebagai sumber utama penyokong APBDes.

Reporter R2B mencoba mengkonfirmasi Kades Gowak, SP. Beberapa kali nomor HP nya dihubungi, tidak aktif. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *