Setelah Sempat Molor Akhirnya BPD 4 Desa Dilantik, Wajib Mengejar Ketertinggalan
Suasana pelantikan BPD 4 desa di lantai IV Gedung Setda Rembang, Senin (04/05).
Suasana pelantikan BPD 4 desa di lantai IV Gedung Setda Rembang, Senin (04/05).

Rembang – Setelah sempat molor akibat saat pembentukan muncul komplain dari masyarakat, akhirnya anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 4 desa dapat dilantik, hari Senin (04 Mei 2020) di lantai IV Gedung Sekretariat Daerah Rembang.

Keempat desa tersebut meliputi Desa Mojokerto dan Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, kemudian Desa Lodan Kulon dan Desa Bonjor Kecamatan Sarang.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz seusai melantik BPD 4 desa itu mengingatkan jangan sampai terjadi otot-ototan antara BPD dengan kepala desa, karena satu sama lain merasa hebat dan merasa paling berkuasa. Ia menyebut bagaimana caranya Kades dan BPD fokus menjalankan tugasnya masing-masing, sehingga pembangunan di desa lebih maju.

“Sinergi antara kepala desa dengan BPD ini harus dilakukan. Seringnya RT iki njaluk iki, RT kene jaluk iki. Lha ternyata tidak bisa dicukupi keuangan desa, akhire otot-ototan, biasanya gitu. Nah, ini yang paling berat, “ kata Bupati.

Hafidz mengarahkan supaya BPD bersama kepala desa segera membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang salah satunya tentang penanganan virus corona di tingkat desa. Pasalnya, desa-desa lain sudah hampir selesai untuk pencairan dana desa tahap I, sedangkan 4 desa yang BPD nya baru dilantik kondisinya ketinggalan.

“4 desa ini ketinggalan. Nanti masyarakatnya pasti teriak- teriak. Desa yang lain sudah cair, disini belum apa-apa. Ini Kepala Desanya gimana? Ini BPD nya gimana? Ini nanti pasti akan menjadi pembicaraan masyarakat, ” imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati juga mendorong BPD yang baru dilantik membentuk tim relawan percepatan penanganan Covid-19, guna menentukan warga penerima bantuan. Dengan struktur organisasi Kepala Desa sebagai Ketua, Ketua BPD sebagai Wakil Ketua, dengan keanggotaan seluruh Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *