Jumlah PDP Tambah 2 Orang, Isyu Pasien Positif Corona Meninggal Dunia Adalah Hoax
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii.

Rembang – Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang merelease ada tambahan pasien dalam pengawasan (PDP), terkait kasus covid-19. Keduanya masuk rumah sakit di Rembang, Kamis malam (26/03). Masing-masing berasal dari Kecamatan Kaliori dan Kecamatan Lasem.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii, Jum’at pagi (27 Maret 2020) menyampaikan dengan penambahan 2 orang tersebut, maka jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di Rembang sebanyak 5 orang. Ia mengingatkan bahwa kelimanya belum tentu positif corona, karena harus menunggu pemeriksaan laboratorium.

“Yang dua orang baru PDP ini sedang kita gali datanya. Apakah ada riwayat bepergian dari daerah atau negara yang positif terpapar corona atau tidak. Total PDP kan 6, sudah sembuh 1, “ terangnya.

Ali Syofii menambahkan khusus pasien positif corona warga sebuah desa di Kecamatan Pamotan yang menjalani perawatan rumah sakit di Semarang, Jum’at ini kondisinya membaik dan stabil. Untuk dinyatakan sembuh dan negatif, nantinya perlu pemeriksaan ulang faring swab atau semacam cairan yang berada di bagian hidung paling belakang, atas tenggorokan.

“Saat ini pasien masih diisolasi agar tidak menular ke yang lain. Nantinya kalau sudah sembuh dan negatif, boleh pulang. Tentu melewati pemeriksaan ulang faring swab nya, “ imbuh Ali.

Terkait dengan isyu yang beredar di media sosial bahwa pasien positif corona meninggal dunia, dipastikan merupakan kabar bohong (hoax). Sampai Jum’at sore ini, pasien berusia 28 tahun tersebut masih stabil. Masyarakat dihimbau mewaspadai penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya, karena rawan menyesatkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *