Dirlantas Polda Jateng Datangi Lokasi Kecelakaan Punjulharjo, Masalah Ini Yang Disentil
Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Subandriya mengecek TKP kecelakaan di jalur Pantura Desa Punjulharjo, Rembang, Selasa sore (10/03).
Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Subandriya mengecek TKP kecelakaan di jalur Pantura Desa Punjulharjo, Rembang, Selasa sore (10/03).

Rembang – Polisi menyebut mobil Daihatsu Terios yang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Desa Punjulharjo, Rembang melebihi kapasitas muatan. Apalagi diduga melaju dalam kecepatan tinggi saat menyalip tanpa memperhatikan kondisi di depannya, sehingga berujung kecelakaan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Subandriya menyampaikan hal itu, saat mendatangi lokasi kecelakaan mobil Terios lawan truk tronton di jalur Pantura Desa Punjulharjo, Rembang, Selasa sore (10 Maret 2020). Menurutnya, sopir dan penumpang mobil Terios sebanyak 9 orang, padahal idealnya maksimal 6 orang.

“Secara spek Terios muatan orang 6, tapi 9 jadi melebihi kapasitas. Udah gitu, tambah kecepatan lagi. Saya berharap pengguna jalan siapa saja, punya niatan jaga keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain, “ ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah dibantu oleh Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Mabes Polri menggunakan peralatan canggih, untuk menganalisa TKP kecelakaan. Kombes Pol Subandriya menambahkan hasilnya akan diketahui secara akurat, sehingga polisi tidak perlu pengakuan. Namun melalui pembuktian, berdasarkan data-data TAA.

“Jadi bisa diketahui kecepatan kendaraan sebelum dan saat kecelakaan, kendaraan mendahului pada tempatnya tidak. Ada pemotretan, olah TKP dan di situ akan ketemu nanti. Malam ini sudah bisa dikerjakan, dan besok pagi (Rabu-Red) sudah jadi, tinggal dipaparkan, “ terangnya.

Subandriya mengungkapkan peristiwa kecelakaan lalu lintas di Desa Punjulharjo, Rembang menjadi perhatian pimpinan, karena korban meninggal dunia mencapai 6 orang.

“Korlantas back up kami, agar data yang diperoleh lebih valid. Apalagi korbannya lebih dari 5 orang, “ pungkas Kombes Subandriya.

Selama tim TAA bekerja, lokasi TKP kecelakaan disterilkan. Lalu lintas dari arah Semarang – Surabaya sempat diberhentikan, sehingga terjadi antrean kendaraan cukup panjang.

Sebelumnya, Minggu sore (08/03) terjadi tabrakan antara mobil terios dengan truk tronton di jalur Pantura Desa Punjulharjo, perbatasan antara Rembang – Lasem. Sopir Terios dan 5 penumpangnya meninggal dunia. Mereka masih memiliki hubungan keluarga. Sebelum kecelakaan, korban baru saja pulang dari menghadiri pesta pernikahan di rumah kerabatnya di Surabaya, Jawa Timur. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *