Juli Dan Agustus Kebanjiran Order, Modal Terbatas Jadi Kendala
Suntari tampak sibuk menyelesaikan pesanan sablon di rumahnya, dekat pertigaan Jeruk, Sendangagung, Kaliori.
Suntari tampak sibuk menyelesaikan pesanan sablon di rumahnya, dekat pertigaan Jeruk, Sendangagung, Kaliori.

Rembang – Selama bulan Juli dan memasuki Agustus seperti ini, banyak tukang sablon di Kabupaten Rembang yang kebanjiran order. Momentum Hari Jadi Rembang dan HUT Kemerdekaan RI seakan-akan menjadi berkah bagi mereka.

Seorang tukang sablon di pertigaan Jeruk Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Suntari mengakui peningkatan pesanan mulai terasa sejak pertengahan bulan Juli lalu. Biasanya akan bertambah ramai, ketika bulan Agustus. Ia memprediksi peningkatan sampai 75 % lebih, dibandingkan bulan-bulan biasa. Mulai pesanan kaos, umbul-umbul hingga jasa menata mobil hias.

“Yang sudah langganan sama saya, misalnya SMA N III Rembang dan Dinas Perhubungan. Ini mereka sudah pesan untuk menata mobil hias, mau dipakai karnaval. Memang Juli sama Agustus peningkatannya sangat terasa. Sama kalau ramai orang kerja pada bulan-bulan tertentu, juga banyak yang pesan undangan, “ ujarnya.

Suntari menambahkan untuk tenaga dan bahan baku, menurutnya tidak masalah. Tinggal menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. Baginya yang menjadi kendala seputar modal, karena uang muka atau DP yang diberikan minim. Praktis ia harus menalangi biaya pemesanan terlebih dahulu.

“Kalau pas ramai, saya tetep butuh tambahan tenaga. Seperti kemarin masang lampu hias di Perempatan Jaeni ke utara. Jujur saja, modal yang jadi masalah, kadang ya pinjem uang dari temen atau gaji isteri saya pakai dulu, “ imbuh Suntari sambil tertawa.

Meski demikian pria berusia 56 tahun ini memastikan tetap menjaga kualitas dan mengupayakan pesanan selesai tepat waktu. Ia menganggap kepercayaan dari konsumen harus dijaga, supaya mereka tidak kecewa. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *