Mengairi Sawah, Berujung Maut
Evakuasi jenazah korban yang tenggelam di Embung Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Minggu (23/06).
Evakuasi jenazah korban yang tenggelam di Embung Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Minggu (23/06).

Gunem – Seorang warga Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem tewas tenggelam di embung desa setempat, Minggu pagi (23 Juni 2019).

Korban teridentifikasi atas nama Janadi, usia sekira 40 an tahun. Pria yang tinggal di RT 01 RW 02 Desa Tegaldowo tersebut, semula mengairi sawah, dengan cara menyedot air embung. Muncul dugaan yang bersangkutan terpeleset ke dalam embung. Lantaran tidak bisa berenang, akhirnya Janadi tenggelam.

Eko Indriyanto, seorang warga mengatakan kebetulan ada saksi memergoki peristiwa tersebut dan berlari meminta tolong kepada permukiman terdekat. Tak berselang lama, masyarakat berbondong-bondong menuju embung, guna menggelar pencarian korban.

“Biasanya mesin penyedot air harus dipancing dulu. Mungkin pak Janadi ini mau ambil air untuk mancing mesin penyedot dan terpeleset. Korban yang tahu kali pertama kondisinya ya shock mas, nggak mengira. Apalagi almarhum ini sebulan lagi mau punya kerja mantu, “ ujarnya.

Eko menambahkan dirinya juga sempat menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun ternyata upaya pencarian warga berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia, sehingga Tim SAR BPBD tidak perlu datang ke lokasi kejadian.

“Warga melakukan penyelaman ke dalam embung. Kedalaman embung perkiraan hampir 2 Meteran. Waktu saya menghubungi petugas BPBD, tak berapa lama saya ditelefon lagi sama warga yang nyari, ngabari ternyata korban sudah ketemu, “ terang Eko.

Sebelum kejadian naas ini, pada bulan Januari tahun 2018 lalu, dua orang remaja warga Dusun Ngelo Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem juga ditemukan meninggal dunia tenggelam di embung tersebut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *