Untuk Urusan Ini, SD N II Plawangan Top Markotop
Mulai penabuh gamelan, pesinden hingga dalang cilik meramaikan perpisahan kelulusan siswa kelas VI di SD N II Plawangan, Kec. Kragan, Kamis (02/05).
Mulai penabuh gamelan, pesinden hingga dalang cilik meramaikan perpisahan kelulusan siswa kelas VI di SD N II Plawangan, Kec. Kragan, Kamis (02/05).

Kragan – Aksi dalang cilik menghentakkan suasana saat kegiatan perpisahan siswa di SD N II Plawangan, Kecamatan Kragan, Kamis (02 Mei 2019). Dalang cilik berjuluk Ki Sopo Nyono tersebut mampu menghipnotis para tamu, lewat caranya bertutur kata serta memainkan wayang.

Pementasan dalang bernama asli Muhammad Amin Al Basri ini berlangsung selama dua jam lebih, membawakan lakon Petruk Gandrung. Amin baru duduk di bangku kelas IV SD N II Plawangan. Namun kemampuannya seperti dalang yang sudah dewasa.

Kepala SD N II Plawangan, Agus Edi Susanto mengungkapkan yang menarik, seluruh penabuh gamelan dan pesinden untuk mengiringi pentas wayang kulit adalah siswa siswinya sendiri. Ia membenarkan bekal seni di sekolahnya memang menjadi perhatian, untuk membantu melestarikan budaya Jawa.

“Kegiatan ini untuk memperingati Hardiknas sekaligus pelepasan siswa kelas VI yang lulus ujian. Tahun ini 23 siswa, lulus 100 % alhamdulilah. Nggak hanya wayang, tapi setiap kelas menyumbangkan pentas seni masing-masing. Yang paling spesial dalang cilik Ki Sopo Nyono. Ia belajar di sanggar milik bapak Ikhwan, Pandangan Kulon, “ ujar Agus.

Agus yang termasuk baru menjabat Kepala SD N II Plawangan menambahkan program pengembangan seni di sekolahnya akan ditingkatkan. Ia memohon dukungan orang tua murid, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang jago di bidang akademik maupun seni budaya Jawa.

“Kalau bukan kita yang nguri-uri budaya Jawa, mau siapa lagi, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *