Dibalik Dana Perbaikan Jalan Rp 38 M, Bupati Blak – Blakan
Pengendara sepeda motor enggan melintasi jalan rusak. Mereka lebih memilih lewat ke jalan dalam Perumahan Permata Hijau Ngotet, Rembang.
Pengendara sepeda motor enggan melintasi jalan rusak. Mereka lebih memilih lewat ke jalan dalam Perumahan Permata Hijau Ngotet, Rembang.

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang menyiapkan dana lebih dari Rp 38 Miliar, guna menangani kerusakan jalan lingkar Mondoteko – Galonan – Tireman dan ruas jalan Pandangan – Sedan. Kalau tahapan lelang proyek lancar, dipastikan tuntas tahun ini.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz memperinci untuk jalan antara perempatan Mondoteko sampai perempatan Galonan dialokasikan anggaran Rp 2,9 Miliar, kemudian perempatan Galonan ke timur sampai pertigaan Soklin Tireman, digelontor dana Rp 15 Miliar. Jalan akan dibeton, kualitasnya setara dengan jalan nasional. Jalan Mondoteko – Galonan – Tireman ini, pengerjaannya diperkirakan akhir bulan Juli mendatang, setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Nanti lebar jalan kita bikin 7 Meter, rangka besi cor betonnya setara dengan jalan nasional, agar lebih kuat, mengingat beban kendaraan. Insyaallah bisa meningkatkan mutu jalan 2 – 3 kilo meter. Dokumen perencanaan sudah rampung, lha lelang kan butuh waktu 42 hari, sampai perintah kerja turun kira – kira 2 bulanan lah, “ bebernya.

Abdul Hafidz juga menyentil kerusakan jalan antara Pandangan – Sedan. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 20,3 Miliar, terdiri dari dana alokasi khusus (DAK) Rp 17,5 M dan Bantuan Provinsi Rp 2,8 Miliar. Dengan anggaran cukup besar, estimasinya mampu mengecor beton 3 – 4 kilo meter.

Progres untuk penanganan jalan Pandangan – Sedan lebih cepat, mengingat saat ini sudah masuk lelang. Menurutnya, pada bulan puasa nanti mulai dikerjakan.

“Saya nggak tahu siapa yang menang lelang, tapi muda – mudahan cepat ada pemenangnya. Terus terang saya risih berulang kali kerusakan jalan muncul di media sosial. Saya mohon maaf belum bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat di titik jalan rusak tersebut, “ imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati mengungkap kenapa perbaikan di dua ruas jalan itu molor, sejatinya Pemerintah Kabupaten berusaha mencari sumber – sumber dana lain, sehingga tidak terlalu membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rembang. Mengingat kebutuhan dananya lumayan besar. Pandangan – Sedan sesuai target memperoleh DAK dan Bantuan Provinsi, tapi untuk ruas Mondoteko – Galonan – Tireman belum berhasil dan harus memakai dana APBD. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *