
Rembang – Setidaknya empat orang pemain inti PSIR Rembang tidak bisa diturunkan, saat Laskar Dampo Awang bertandang ke Klaten, melawan PSIK Klaten, Minggu sore 25 Januari 2026, pada babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah.
Hal itu karena cidera dan akumulasi kartu kuning. Pemain sayap kiri andalan PSIR, Nur Ahmadi Salsabela Sena Putra, mengalami patah kaki kanan, karena terinjak oleh pemain Persikaba Blora, saat pertandingan Rabu sore (21/01).
Sena bahkan harus menjalani operasi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dengan kondisi kaki digips.
Selain Sena, dua pemain lain terkena akumulasi dua kartu kuning, yakni Hairul “Panjul” dan Satria Kesuma Yudistira.
Sedangkan kiper, Raihan Alfariq sudah dipastikan tidak bisa tampil, karena hukuman larangan main seumur hidup dari Komisi Disiplin PSSI Jawa Tengah. Posisinya digantikan kiper lain, Ammar Dzakwan Manaaf.
Belum lagi kondisi pemain tengah PSIR, Efendi “Bendot” sedang sakit dan belum bisa dipastikan akan tampil fit.
Manajer PSIR Rembang, Rasno menegaskan meski banyak menghadapi kendala, namun pihaknya tidak akan surut melangkah.
“Termasuk pemain kita, Sena yang harus menjalani operasi kaki, kita tidak menuntut apa-apa. Konsekuensi sebuah pertandingan dan nggak perlu diviralkan. Kami akan tetap tegak melangkah menghadapi babak 16 besar,” tandasnya.
Kuota Tim Yang Lolos Nasional
Rasno menimpali manajemen tetap fokus pada target untuk membawa PSIR lolos ke babak berikutnya.
“Kami pengin PSIR bisa naik lah mas, sesuai harapan masyarakat Kabupaten Rembang. Kepengin nama besar PSIR bisa kembali lagi seperti dulu,” kata Kepala Desa Pasar Banggi Rembang ini.
Sementara itu, Wakil Manajer PSIR, Youhan Nugroho menyampaikan pemain PSIR akan berangkat ke Klaten pada Sabtu pagi (24 Januari 2026).
“Kami mohon do’a nya, semoga PSIR meraih hasil maksimal,” kata Youhan.
Youhan menimpali babak 16 besar berlangsung tandang dan kandang. PSIR akan menjamu PSIK Klaten pada Rabu sore (28 Januari 2026) di Stadion Krida Rembang.
Jika mengacu rencana awal, hanya 4 tim dari Jawa Tengah yang berhak tampil di putaran nasional. Namun belakangan ada informasi, kemungkinan jumlah tim yang lolos akan ditambah. (Musyafa Musa).

