Korban Meninggal Di Jalan Sambiyan, Kecurigaan Warga Berbeda Dengan Hasil Olah TKP Polisi
Sepeda motor dengan posisi korban terpisah cukup jauh di TKP pinggir jalan antara Dresi Kulon – Sumber, Jum’at pagi.
Sepeda motor dengan posisi korban terpisah cukup jauh di TKP pinggir jalan antara Dresi Kulon – Sumber, Jum’at pagi.

Kaliori – Seorang remaja ditemukan meninggal dunia tergeletak di pinggir jalan raya Sumber – Dresi Kulon, turut tanah Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, Jum’at (23/08) sekira pukul 05.30 Wib.

Korban teridentifikasi berusia 16 tahun, warga Desa Ronggomulyo Kecamatan Sumber. Saat kali pertama ditemukan, kondisi korban setengah telanjang dan berlumuran darah.

Awalnya seorang warga, Teguh Suprayitno (47 tahun) warga Desa Wiroto Kecamatan Kaliori akan pergi ke sawah. Ia memergoki ada korban tergeletak, sudah tidak bergerak.

“Saya kemudian minta tolong ke warga lainnya, setelah itu dilaporkan ke pihak kepolisian,” kata Teguh kepada aparat.

Di TKP, terdapat sepeda motor milik korban jenis Kawasaki Ninja B 5310 FYY, tergeletak di sawah. Anehnya, korban berada di sebelah barat jalan, sedangkan posisi sepeda motor di sebelah timur jalan, bahkan sampai melewati saluran irigasi.

“Kalau dianggap kecelakaan, antara motor dan korban kok jaraknya terpisah cukup jauh, kira-kira 25 Meter an. Apalagi di situ jalan lurus, loss, jauh dari pohon atau bangunan. Celana korban turun hingga bagian pangkal kaki, wajahnya tertutup tas,” ujar seorang warga sekitar merasa curiga.

Hasil Olah TKP Polisi

Sementara itu Kapolsek Kaliori, Iptu Saefudin menyatakan pihaknya bersama tim identifikasi Polres Rembang mendatangi lokasi kejadian.

Polisi menggelar olah TKP, untuk mendalami penyebab meninggalnya korban. Hasilnya, korban meninggal dunia diduga karena mengalami kecelakaan tunggal.

“Kita selidiki, korban jadi korban pembunuhan atau sebab lain. Setelah olah TKP Tim Inafis, korban mengalami laka tunggal dan meninggal di TKP. Kami himbau apabila masyarakat melintas di jalur tersebut, lebih hati-hati, karena jalannya lurus dan mulus,” ujar Kapolsek.

Iptu Saefudin menambahkan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Keluarga korban juga sudah menerimakan kejadian ini sebagai takdir dan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan lanjutan,” tandasnya.

Jenazah korban dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Setelah itu, diserahkan kepada keluarga korban, untuk dimakamkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.