
Rembang – Pihak Polres Rembang menyebut korban yang meninggal dunia di jalan lingkar, turut tanah Desa Gedangan Rembang, diduga karena mengalami kecelakaan tunggal.
Korban bernama Moh. Khoirul Huda (41 tahun) warga Desa Karangturi Kecamatan Lasem.
Namun sampai Minggu siang (05 Mei 2024), polisi masih terus mendalami kejadian tersebut, apakah ada penyebab lain.
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo didampingi Kaur Binops Satreskrim Widodo Eko Prasetyo menuturkan korban mengalami luka di bagian wajah, tapi kemungkinan akibat terjatuh dari sepeda motor. Alasannya, korban tidak menggunakan helm.
“Posisi motor dari selatan ke utara. Ya betul ada luka seperti goresan, dimungkinkan benturan kena jalan setelah terjatuh, karena korban tidak pakai helm. Tapi untuk kepastiannya, masih kita dalami, sambil menunggu hasil visum besok,” tuturnya.
Sejauh hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka-luka yang mengarah pada tindak kekerasan.
Selain itu, barang-barang milik korban, seperti sepeda motor, HP, dompet berisi uang dan ATM masih utuh.
“Saat kejadian, tidak ada saksi yang mengetahui. Hanya pagi hari, korban ditemukan oleh warga Desa Gedangan pas jalan-jalan. Yang jelas, barang-barang milik korban tidak ada yang hilang mas. Untuk dugaan penganiayaan atau pembunuhan, tidak ada,” imbuh Kasat Reskrim.
Sementara itu, Kepala Desa Karangturi Kecamatan Lasem, Muhari ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa korban meninggal dunia adalah warganya.
Selama ini, almarhum dikenal bekerja di sektor pelayaran dan belum berkeluarga. Posisinya berada di rumah, karena sedang libur.
“Informasi yang saya terima, sedang libur dari pelayaran,” kata Kades.
Muhari menambahkan jenazah dari RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, sudah dibawa ke rumah duka, Minggu siang. Setelah itu, dimakamkan pada Minggu sore sehabis Ashar. (Musyafa Musa).

