
Rembang – Sebuah gudang rosok atau penyimpanan barang-barang bekas, diduga dibakar oleh salah satu anak pemilik gudang.
Peristiwa itu terjadi di gudang rosok Desa Sumberjo, Rembang, berjarak sekira 200 an Meter sebelah barat perempatan Eks Stasiun Rembang, Sabtu (18 Mei 2024).
Kejadian dipergoki kali pertama sekira pukul 10.00 pagi. Gudang rosok milik Kodrat Purnomo (55 tahun) warga Desa Sumberjo Rembang.
Menurut hasil olah TKP polisi, semula ada saksi mengetahui anak kedua pemilik gudang rosok, berinisial RD (32 tahun) datang dengan membawa sebotol BBM disiramkan ke tumpukan rosok. Namun waktu itu berhasil dihalau oleh pekerja.
Tapi sekira setengah jam kemudian, RD datang lagi dengan membawa botol berisi BBM dan diberi sumbu kaos, langsung dibakar.
Setelah itu dilempar ke tumpukan kardus di dalam gudang rosok, sehingga terjadi kebakaran.
“Terduga pelaku ini memang sebelumnya sudah berulang kali mengancam akan membakar gudang rosok milik ayahnya, karena diduga ada masalah keluarga. Pernah sekali mencoba membakar, tapi bisa dihalangi pekerja di situ,” ujar Kapolsek Rembang Kota, AKP AL Sutikna.
Terduga pelaku sempat diamankan ke Mapolsek Rembang Kota. Namun yang bersangkutan dilimpahkan ke Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Heri Dwi Utomo melalui Kaur Binops Satreskrim, Iptu Widodo Eko Prasetyo menyatakan pihaknya masih mendalami keterangan para saksi. Sedangkan TKP dipasangi garis polisi.
“Sampai Sabtu malam ini, belum ada yang menjadi tersangka. Kami masih meminta keterangan beberapa saksi, jadi masih saksi. Nanti perkembangan kita infokan lagi. TKP kita police line, untuk status quo, biar memudahkan penyelidikan,” terangnya.
Saat api berkobar, para pekerja berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Namun banyaknya tumpukan barang mudah terbakar, sehingga mereka meminta bantuan petugas Damkar Pemkab Rembang.
Petugas Damkar pun berjibaku memadamkan si jago merah, untuk memastikan tidak ada sisa-sisa api. Bahkan proses pemadaman membutuhkan waktu sangat lama, lebih dari 5 jam.
Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 50 an Juta. Ada pula seorang korban luka bakar di bagian kaki sebelah kanan, atas nama Murawi (51 tahun) warga Desa Bogorejo Kecamatan Sumber. Ia berada di lokasi tersebut, karena akan menjual rosok. (Musyafa Musa).

