Setelah Boxing Dan Panahan, Kini Membidik Anggar (Pengembangan KKO SMA N 3 Rembang)
Guru olahraga di SMA N 3 Rembang mengenalkan olahraga panahan kepada para siswa.
Guru olahraga di SMA N 3 Rembang mengenalkan olahraga panahan kepada para siswa.

Rembang – Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMA N 3 Rembang akan terus dikembangkan, untuk meningkatkan prestasi siswa.

Kepala Sekolah SMA N 3 Rembang, Hedi Wibowo menuturkan pihaknya baru saja melengkapi sarana pra sarana cabang olahraga panahan.

“Panahan sudah kita belikan alat 4 unit. Panahan disebut-sebut sebagai salah satu olahraga yang jadi kegemaran Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Selain itu, pihak sekolah mengembangkan cabang olahraga Boxing, bahkan secara rutin mendatangkan pelatih ke sekolah.

“Kita punya seperangkat peralatan untuk menunjang Boxing, termasuk ring tempat bertanding,” kata Hedi.

Bahkan dalam waktu dekat, pihak SMA N 3 Rembang juga ingin mengembangkan olahraga Anggar (bela diri ketangkasan menggunakan senjata menyerupai pedang_Red).

“Kami akan mengusahakan Anggar di SMA N 3 Rembang, ini termasuk Cabor yang langka. Insyaallah dana dari bantuan operasional sekolah (BOS) akan kita gunakan untuk membeli peralatan. Supaya siswa-siswa kami termotivasi dan terfasilitasi, meraih prestasi lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Hedi menimpali sudah sangat banyak prestasi yang ditorehkan siswa KKO SMA N 3 Rembang.

“Futsal, sudah beberapa kali juara tingkat kabupaten maupun provinsi, Taekwondo kemarin juara 1, Panahan juga juara 1,” terang Hedi.

Di tiap tahun ajaran baru, Kelas Khusus Olahraga hanya boleh membuka 1 kelas/rombongan belajar, dengan kapasitas 36 anak.

Namun pihaknya memberlakukan kelas bayangan di kelas regular, untuk menampung mereka yang belum bisa masuk KKO.

“Anak-anak yang tidak tertampung di KKO, saya masukkan ke kelas bayangan. Memang statusnya kelas reguler, tapi semacam kelas bayangan KKO,” ungkapnya.

Selama ini, dukungan orang tua/wali murid tergolong sudah bagus, untuk mendukung prestasi olahraga putra-putri mereka.

Termasuk ketika ada event-event yang mengharuskan support dana mandiri, orang tua pun siap membantu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.