
Sluke – Masjid As-Salam menjadi kandidat masjid dengan bangunan terestetik di Kabupaten Rembang.
Betapa tidak, Masjid yang terletak di pinggir jalur Pantura Semarang – Surabaya, antara Desa Jatisari dengan Desa Manggar Kecamatan Sluke itu, memiliki pemandangan perbukitan di sisi selatan dan pesisir pantai yang airnya sangat jernih di sebelah utara.
Lebih dari itu, bentuk bangunan Masjid As-Salam tergolong unik, dibandingkan Masjid-Masjid lain pada umumnya, sehingga langsung menyedot perhatian pengguna jalan yang melintasi jalur Pantura.
Masjid ini didirikan oleh pemilik pabrik sosis yang lokasinya berdekatan dengan Masjid As-Salam. Di halaman sisi utara dan selatan, terdapat 4 unit payung peneduh ala Masjid Nabawi Madinah, yang bisa dibuka tutup.
Quality Control dalam kegiatan finishing pembangunan Masjid As-Salam, Wildan saat dikonfirmasi mengatakan proses pembangunan memakan waktu 1 tahun 3 bulan.
Meski sampai hari Senin (23 Maret 2026) belum diresmikan, namun Masjid tersebut sudah digunakan untuk sholat berjamaah mulai awal bulan suci Ramadhan.
“Memang belum peresmian, karena masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai. Kapan diresmikan, belum bisa memastikan pak,” terangnya.
Sejumlah warga sekitar sempat menyebut kabar biaya pembangunan Masjid As-Salam mencapai Rp 15 Miliar.
Saat hal itu ditanyakan kepada Wildan, menurutnya estimasi kasar saja.
“Itu hanya estimasi kasar pak. Kalau pastinya, admin project yang lebih paham. Bisa jadi kurang atau lebih dari angka tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, seorang pengguna jalan, Abdul Manab mengaku terkesima ketika melihat kemegahan Masjid As-Salam. Payung ala Masjid Nabawi yang membuatnya penasaran dan tertarik ingin singgah.
“Di Kabupaten Rembang kan baru ada pertama ini ya, jadi maklumlah tiap saya lewat, rasanya pengin mampir. Cuman karena masih proses pembangunan, jadinya rasa ingin tahu itu, saya tahan dulu. Semoga bisa lekas selesai dan dapat sholat di Masjid tersebut,” ungkapnya. (Musyafa Musa).

