
Rembang – Tim PSIR Rembang dihadapkan pada laga berat Rabu (28/01) sore, ketika menjamu PSIK Klaten dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah.
Pasalnya Laskar Dampo Awang diwajibkan menang dengan selisih 3 gol, apabila ingin melanjutkan langkah ke babak 8 besar.
Pelatih PSIR Rembang, Budiardjo Thalib, saat dihubungi Selasa (27/01) siang menjelaskan kondisi timnya sangat siap untuk laga melawan PSIK. Ia memastikan pemain – pemain yang absen di pertemuan pertama, sudah bisa diturunkan.
“Insyallah kita on fire, karena pemain yang absen akibat akumulasi kartu sudah kembali. Hanya minus Ahmad Sena (cidera) dan Raihan (terkena sanksi PSSI),” ujarnya.
Ia mengibaratkan pertandingan leg kedua melawan Klaten sebagai partai final. Maka tidak ada pilihan selain harus tampil menyerang, demi mengejar kemenangan dan target jumlah gol.
“Seperti yang kita ketahui pertandingan hari Rabu bukan pekerjaan yang mudah. Kita harus menang dengan mencetak 3 gol dan wajib clean sheet (tidak boleh kebobolan). Tapi kami sudah siapkan strategi untuk mewujudkan itu,” imbuh Budijo.
Pelatih yang akrab disapa Budijo itu mengakui, sektor depan Laskar Dampo Awang dalam beberapa pertandingan terakhir memang belum menunjukkan performa apik.
Namun ia sudah mempersiapkan berbagai strategi untuk memecah kebuntuan, salah satunya dengan memanfaatkan momentum tendangan bebas.
“Terutama sektor depan ini akan kita maksimalkan lagi untuk finisingnya. Selain itu lini kedua (second line) juga bakal jadi solusi saat striker buntu,” pungkasnya.
Jika melihat bagan pertandingan babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah, 2 tim antara Persebi Boyolali atau Wijaya Kusuma FC Cilacap akan menjadi lawan berikutnya bagi PSIR, apabila lolos ke babak 8 besar. (Wahyu Adi).

