Sempat Dilarang Orang Tuanya, Dwi Ani Retno Wulan Sabet Emas Sea Games Thailand (Pertama Dari Kab. Rembang)
Pertandingan Dwi Ani Retno Wulan melawan atlet Vietnam di babak final. Dwi Ani akhirnya meraih medali emas Sea Games, Kamis (11/12).
Pertandingan Dwi Ani Retno Wulan melawan atlet Vietnam di babak final. Dwi Ani akhirnya meraih medali emas Sea Games, Kamis (11/12).

Bulu – Dwi Ani Retno Wulan, wanita berusia 27 tahun, warga Desa Ngulaan Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang meraih medali emas dalam ajang Sea Games di Thailand, hari Kamis (11 Desember 2025).

Pada babak final nomor MMA (seni bela diri campuran) wanita 54 Kg, Dwi Ani menang, atas lawannya dari Vietnam.

Dwi Ani mengaku bersyukur bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

“Selesai pertandingan, malam ini masih di Thailand. Besok (Jum’at) baru pulang ke Jakarta mas,” ujarnya.

Dwi menambahkan sejak bulan Januari 2025, sudah mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.

“Saya juga ikut kejuaraan dunia, sekali di bulan Juni,” imbuh Dwi.

Pelaksana Tugas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang, Zaenal Arifin mengucapkan selamat kepada Dwi Ani Retno Wulan. Ia berharap prestasi ini akan melecut atlet-atlet muda Kabupaten Rembang, agar lebih berprestasi.

“Mbak Dwi sempat telefon saya, Kamis malam Jum’at pekan lalu, mohon do’a restu, sebelum berangkat ke Thailand. Semoga dengan prestasi ini, Pemkab nggak menutup mata dan bisa mendorong atlet lain tambah semangat. Apalagi ini mau ada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah,” kata Zaenal.

Zaenal menimpali keberhasilan Dwi Ani, sekaligus menjadikan yang bersangkutan sebagai orang pertama di Kabupaten Rembang, peraih medali emas event Sea Games.

“Dulu tahun 1994 pelari dari Lasem Heny Melon dapat medali perak Marathon, kemudian Anung Satrio Wibowo dari Desa Sriombo Lasem mendapatkan medali perunggu Sea Games cabang olahraga menembak tahun 2019 lalu. Yang emas, baru pertama ini,” imbuhnya.

Dwi Ani Retno Wulan awalnya sempat dilarang orang tuanya, menekuni dunia olahraga bela diri, karena khawatir dengan keselamatan.

Bahkan ketika sang ayah meninggal dunia, Dwi masih ingat betul kenangan tersebut.

Namun ia terus mengasah kemampuan dan membuktikan pilihannya tepat. Mengetahui tekad yang kuat, sang ibu pun akhirnya merestui, meski sering memilih tidak menonton tayangan pertandingan anaknya.

Dwi Ani pernah menyabet medali emas Porprov Jawa Tengah untuk Kabupaten Rembang, pada tahun 2018 lalu.

Setelah itu, ia pindah ke Solo, berguru di sasana Han Academy. Berbagai jenis bela diri digeluti. Waktunya banyak dihabiskan di Solo, karena sambil melanjutkan kuliah.

Nama Dwi Ani Retno Wulan semakin dikenal luas, ketika menggondol sabuk juara One Pride MMA dan kini meraih medali emas Sea Games. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan