
Rembang – Gabungan tiga organisasi mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Cipayung Kabupaten Rembang, Kamis malam (04 September 2025), akan menggelar mimbar ekspresi untuk menyuarakan aspirasi di halaman DPRD Rembang.
Kegiatan yang diprakarsai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut, dijadwalkan akan berlangsung Kamis malam, mulai pukul 19.00 Wib dan diikuti sekira 100 an orang mahasiswa.
Mimbar ekspresi ini untuk menyikapi berbagai kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.
Agendanya, mulai pukul 19.30 Wib do’a bersama untuk almarhum korban demonstran, pukul 20.00 berlangsung mimbar ekspresi, kemudian pukul 21.00 Wib penampilan teatrikal.
Setelah itu, pukul 21.40 Wib dilanjutkan sesi tanya jawab dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Ya betul mas, kita akan mengadakan kegiatan tersebut, untuk menyikapi berbagai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat. Kinerja pejabat publik harus dievaluasi. Semoga kedepan Kabupaten Rembang akan lebih berbenah,” kata Feri Alansyah, dari Korlap PMII.
Feri menimpali kegiatan tersebut sebagai sarana membuka saran dan kritik untuk pejabat publik.
“No rasis, no anarkis, Rembang kondusif,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro menyatakan semua kegiatan akan dikawal dengan baik oleh kepolisian.
“Kita akan sama-sama memanjatkan do’a dalam khusyuk untuk saudara kita Almarhum Affan (pengendara Ojol yang meninggal dunia terlindas mobil polisi saat demo di Jakarta_Red),” terangnya.
AKBP Dhanang menyerukan kepada semua lapisan, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Musyafa Musa).

