Hasil Efisiensi Terkumpul 100 Miliar, Bupati Rembang Beberkan 7 Prioritas Yang Ingin Diatasi
Bupati Rembang, Harno bersama mahasiswa dari PMII Rembang, seusai audiensi di gedung DPRD, Senin (01 september 2025).
Bupati Rembang, Harno bersama mahasiswa dari PMII Rembang, seusai audiensi di gedung DPRD, Senin (01 september 2025).

Rembang – Bupati Rembang, Harno menegaskan setelah melakukan efisiensi dan penataan anggaran APBD, akhirnya bisa mengumpulkan sekira Rp 100 Miliar.

Harno menyampaikan hal itu, saat audiensi dengan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di gedung DPRD Rembang, hari Senin (01 September 2025).

“Saya sudah bisa mengumpulkan anggaran kurang lebih 100 Miliar,” bebernya.

Dana yang terkumpul itu, akan disahkan melalui APBD Perubahan 2025, nantinya digunakan untuk melunasi BPJS Kesehatan masyarakat sebesar Rp 35,6 Miliar.

Kemudian untuk membayar warisan hutang berupa tunjangan guru Rp 13 Miliar dan insentif tenaga kesehatan Rp 10 Miliar.

Selain itu, untuk pembangunan Pasar Hewan Pamotan Rp 3,5 Miliar, selanjutnya pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU).

“Lampunya sudah ada 400 sekian di gudang, sudah beberapa tahun, tapi tiangnya belum. Makanya kita akan belikan tiangnya, biar segera dipasang,” imbuh Bupati.

Prioritas lain adalah meneruskan perbaikan jalan antar desa dan antar kecamatan, serta perbaikan kelas SD yang ambruk maupun rusak berat.

“Dari APBD Rembang ini 12 SD, kami juga mencoba meminta bantuan dari provinsi dan pusat, untuk menangani kelas SD yang kondisinya memprihatinkan,” terangnya.

Menurutnya, upaya lobi-lobi dengan berbagai pihak di tingkat Jawa Tengah dan Jakarta sudah ada tanda-tanda akan membuahkan hasil.

Contohnya adalah pembangunan embung. Semua itu akan mulai terlihat sampai akhir tahun 2025.

“Kalau sekarang masih ada keluhan-keluhan, mohon bersabar,” pungkas Harno. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan