Pemkab Rembang Akan Pinjam Ke Bank, Uangnya Dipakai Untuk Ini
Bank Jateng (ilustrasi).
Bank Jateng (ilustrasi).

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang berencana mengajukan pinjaman ke Bank Jateng, di tengah-tengah defisit anggaran daerah.

Bupati Rembang, Harno menuturkan untuk meminjam anggaran, perlu diajukan 1 tahun sebelumnya.

“Untuk pinjam, tidak mudah. Ada aturan, H-1 tahun paling cepet itu harus ada rencana pengajuan,” terangnya.

Harno menyebut ada wacana mengajukan pinjaman. Meski belum mengungkap nominal, namun ia berharap nantinya dapat disetujui.

“Untuk Rembang, karena semuanya tahu posisi, apakah kami harus berhutang atau tidak. Ini ada rencana, untuk kebutuhan yang sangat penting,” beber Harno.

Harno memastikan hutang ke bank, uangnya akan dipakai untuk menyelesaikan kebutuhan prioritas.

Ia mencontohkan pembangunan bangsal baru RSUD dr. R. Soetrasno Rembang belum tuntas dan harus dilanjutkan.

“Kalau tidak dilanjutkan, akan mangkrak,” ungkapnya.

Selain itu, kantor Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga serta Kantor Inspektorat yang penampilan luarnya tampak bagus, tapi masih banyak sarana yang harus dilengkapi.

“Dindikpora, coba masuk, itu kantornya dipakai atau nggak. Orang yang lewat tahunya menarik, padahal dalamnya. Kemudian Inspektorat, bagus kan. Tapi depannya seperti apa. Hal-hal seperti itu, mbuh piye carane akan kita selesaikan,” kata Bupati.

Pinjaman daerah ke Bank Jateng pernah ditempuh saat pemerintahan Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Kala itu tahun 2022, Pemkab Rembang mengajukan pinjaman sampai Rp 200 Miliar. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan