
Rembang – 30 perusahaan ditargetkan akan ikut meramaikan bursa lowongan pekerjaan (job fair) di Gedung Haji Rembang, antara tanggal 11-12 Juni 2025.
Upaya itu untuk membantu para pencari kerja, sehingga jumlah pengangguran bisa ditekan.
Sampai hari Selasa (03 Juni 2025), sudah ada 16 perusahaan siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, diantaranya PT HSK, Aston Inn Hotel, PT Kelola Biotech Internasional, PT Sasana Antik, PT Alfaria Trijaya, PT Indomarco Prismatama, LPKS Genki, LPKS Hikari Putra Mandiri, LPKS Yeongniheyo Pati, PNM, BPJS Ketenagakerjaan, BTPN Syariah, Yamaha, PT Hwangseung Indonesia, Bhina Mandiri, dan PT Gama Agro Sejati.
Kepala Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Rembang, Dwi Martopo menjelaskan nantinya para pencari kerja bisa langsung wawancara dengan HRD perusahaan di lokasi job fair.
“Ketemu dengan HRD di situ, artinya pencari kerja akan mendapatkan jawaban langsung, mau wawancara di situ atau di kantor,” tuturnya.
Waktu pelaksanaan dipilih pada pertengahan bulan Juni, untuk menyesuaikan dengan momen kelulusan siswa SMA/SMK dan mahasiswa, sehingga lulusan baru dapat langsung memanfaatkan.
“Yang paling penting, event ini digelar setelah kelulusan. Jadi para fresh graduate bisa ikut dan mengakses langsung. Ini solusi untuk membantu mereka,” tambahnya.
Dwi Martopo menambahkan perusahaan yang membuka lowongan dalam job fair kebanyakan berasal dari dalam daerah. Menurutnya, akan lebih bagus, karena kalau di Rembang sendiri peluang kerja terbuka, masyarakat tidak perlu merantau keluar daerah.
“Soalnya kalau keluar daerah, harus mikir kost atau kontrakan, jadi nambah biaya. Ya memang UMK (upah minimum kabupaten) kita segitu. Kalau di sini ada kerjaan, kan perputaran uang bisa muter di Kabupaten Rembang,” imbuh Dwi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Kabupaten Rembang saat ini sekira 11 ribu orang. (Musyafa Musa).

