
Rembang – Polres Rembang Jawa Tengah membedah rumah Mbah Sumarmi, warga Desa Turusgede Rembang. Kunci rumah diserahkan pada hari Kamis 24 April 2025.
Mbah Sumarmi, janda berusia 65 tahun, sehari-hari bekerja sebagai pemulung dan hanya tinggal dengan seorang cucu perempuannya, Maysa.
Rumah Mbah Sumarmi yang semula nyaris roboh karena rusak parah, kini sudah ditembok dengan atap baja ringan dan layak huni.
Ia menangis, sama sekali tidak menyangka rumahnya akan berubah jauh lebih bagus seperti ini.
“Saya nggak nyana-nyana pak, akan mendapatkan rezeki sebesar ini. Kalau ada hujan, rumah saya dulu banyak yang bocor, takut. Sekarang sudah lebih nyaman, nggak khawatir lagi,” ungkapnya.
Penghasilan Mbah Sumarmi sebagai pemulung tidak menentu dan hanya bisa untuk menyambung hidup sehari-hari, sehingga tak pernah berpikir akan mampu merenovasi rumah.
“Kadang lihat atap kayu do patah, saya cuman nangis, dalam hati kira-kira bagaimana cara memperbaiki,” kata Sumarmi lirih.
Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro mengaku kali pertama menerima informasi dari anggota di lapangan, terkait kondisi rumah yang sangat memprihatinkan.
“Kemudian kita cek dan ternyata benar, pemilik rumah betul-betul membutuhkan uluran tangan,” ujar Kapolres.
Kapolres menimpali pihaknya mengerahkan kekuatan personil dan sumber daya, sehingga dalam tempo waktu sekira 1 bulan, berhasil merombak rumah Mbah Sumarmi.
“Ini menjadi tanggung jawab kita, tugas pokok kepolisian, kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Tentu sesuai dengan arahan pak Kapolda, untuk peduli dengan rakyat yang membutuhkan,” tandasnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin menyampaikan bahwa inisiatif dari Polres Rembang menjadi inspirasi untuk banyak pihak, agar meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Tentu saja ini membantu program pemerintah, dalam rangka mengurangi rumah tidak layak huni,” beber Sekda. (Musyafa Musa).

