
Rembang – Peristiwa kebakaran rumah di Desa Ketanggi, Rembang, diduga penyebabnya karena dibakar anak laki-laki pemilik rumah yang mengalami gangguan jiwa.
Sebuah rumah berukuran 12 x 8 Meter ludes, beserta perabotan dan surat-surat penting lainnya, dengan nilai kerugian mencapai Rp 100 Jutaan. Rumah tersebut milik Supatman (70 tahun).
Kapolsek Rembang Kota, AKP AL Sutikna menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, pemilik rumah mempunyai anak berinisial MS, dengan riwayat gangguan jiwa.
Beberapa waktu lalu pernah mencoba membakar rumah, namun berhasil diatasi, sehingga yang terbakar hanya bagian kandang.
Tapi pada Rabu siang (11/09) sekira pukul 10.30 Wib, MS membakar kasur di dalam kamar, kemudian apinya langsung menjalar menghabiskan bangunan rumah.
“Ini kejadian kali kedua. Yang pertama, bisa teratasi, tapi yang kedua ini terduga pelaku membakar kasur, kemudian apinya cepat membesar,” tuturnya.
Terduga pelaku pembakaran langsung dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, untuk menjalani observasi. Setelah itu, baru bisa diputuskan apakah yang bersangkutan akan dirujuk ke rumah sakit jiwa (RSJ) atau tidak.
“Sudah ada penanganan dari pihak rumah sakit mas,” imbuh Kapolsek.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas Damkar Pemkab Rembang berhasil melokalisir api, supaya tidak menjalar ke rumah lain.
Pada pukul 12.36 Rabu siang, pemadaman dinyatakan selesai. (Musyafa Musa).

