Perjuangan Hidup : Cahyo, Kami Bersamamu Nak…
Cahyo Awwali Ardandi, remaja Dusun Gobog Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori menerima bantuan dari pemerintah, Kamis (13/06).
Cahyo Awwali Ardandi, remaja Dusun Gobog Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori menerima bantuan dari pemerintah, Kamis (13/06).

Kaliori – Kegigihan Cahyo Awwali Ardandi, remaja penyandang disabilitas dari Dusun Gobog Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori patut menjadi contoh. Di tengah keterbatasan fisik, ia semangat berjualan kebab. Kebab merupakan hasil buatan ia dan neneknya, Mbah Gini (70 tahun).

Cahyo selama ini hanya tinggal berdua dengan sang nenek sejak usia 2 tahun, setelah orang tuanya berpisah.

Kisah perjuangan hidupnya, menggugah simpati banyak pihak. Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Rembang bersama Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras Pati memberikan dukungan kepada Cahyo.

Mereka tidak hanya membantu usaha kebab agar berkembang, tetapi juga menyerahkan sepeda listrik roda tiga, hari Kamis (13 Juni 2024).

Ada pula bantuan peralatan dan perlengkapan sekolah, guna memastikan Cahyo tetap bisa melanjutkan sekolah, setelah lulus dari SMP N 2 Kaliori.

Cahyo mengaku sangat senang. Ia bahkan langsung mencoba sepeda listrik roda tiga tersebut.

“Alhamdulillah senang, bisa untuk sekolah dan cari rejeki. Jualan kebab, air mineral dan kopi,” ungkapnya.

Cahyo menambahkan sudah mendaftar di SMK N 1 Rembang, berkat bantuan dari pemerintah, sehingga tidak lagi khawatir akan putus sekolah.

“Bagaimana tidak bingung, gimana ya, biayanya itu lo. Terima kasih untuk pemerintah telah membantu,” ucap remaja 16 tahun ini.

Wahyu Sri Pamarto Putro, Pekerja Sosial Sentra Margo Laras, menangkap keinginan kuat Cahyo untuk melanjutkan sekolah ke SMK, sehingga harus difasilitasi.

“Kami bersama Dinsos PPKB mengadvokasi hak Cahyo terkait menempuh pendidikan ke jenjang lebih lanjut. Dengan pertimbangan jarak yang lebih dekat dengan rumahnya, akhirnya kami daftarkan ke SMK N 1 Rembang melalui jalur inklusi, alhamdulillah hasil asesmen Dinas Pendidikan Provinsi, Cahyo masih mampu mengikuti pelajaran,” terangnya.

Terkait bantuan sepeda listrik roda tiga dengan box kaca, Wahyu menimpali akan memudahkan Cahyo saat berjualan dan juga sebagai sarana transportasi ke sekolah.

“Cahyo ini kalau Sabtu Minggu jualan dan menempuh jarak yang jauh, ngojek dan jalan kaki, jadi kami bantu sepeda listrik ini. Selain untuk jualan juga bisa digunakan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinsos PPKB Rembang, Prapto Raharjo mengatakan menggulirkan program Ayang Mesra (Pelayanan Penyandang Pemerlu Kesejahteraan Sosial), yaitu pendataan penyandang disabilitas melalui admin desa. Dari data itu, pihaknya bisa mengetahui apa yang dibutuhkan mereka.

“Apakah mereka butuh alat bantu, modal usaha. Kita bantu fasilitasi ke pihak-pihak yang akan membantu. Kita galang melalui CSR, kalau sifatnya vertikal dinas sosial provinsi dan kementerian sosial melalui sentra margo laras Pati,  seperti yang kita lakukan kepada cahyo,” beber Prapto. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan