Tiga Tahun Terakhir, Sudah Tembus 36 Miliar Lebih
Mitra Rumah BUMN berkunjung ke Joglo Tani Semen Gresik, mendapatkan penjelasan seputar operasional pabrik. (Foto atas) Mardila Budi, warga Desa Pasucen Kecamatan Gunem berada di kawasan Edupark.
Mitra Rumah BUMN berkunjung ke Joglo Tani Semen Gresik, mendapatkan penjelasan seputar operasional pabrik. (Foto atas) Mardila Budi, warga Desa Pasucen Kecamatan Gunem berada di kawasan Edupark.

Gunem – Dana sosial perusahaan (CSR) yang disalurkan oleh PT Semen Gresik untuk Kabupaten Rembang mencapai 36,4 Miliar, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini.

Sedangkan kalau dihitung sejak pabrik berdiri mulai tahun 2014, total CSR untuk masyarakat, sudah hampir Rp 140 Miliar.

Humas PT Semen Gresik, Yeni Indah Lestari menyampaikan data tersebut ketika menerima kunjungan Mitra Rumah BUMN Rembang di rumah joglo tani kawasan pabrik semen, Desa Kajar Kecamatan Gunem, hari Selasa (27 Februari 2024).

“Sedangkan untuk demografi pekerja, dari area Jawa Tengah 79 %, sedangkan dari luar Jawa Tengah 21 %. Jadi ini sesuai komitmen Semen Gresik, mengoptimalkan tenaga kerja lokal,” tuturnya.

Para mitra Rumah BUMN yang terdiri dari pelaku UMKM, komunitas kreatif dan kaum milenial, melihat langsung operasional pabrik semen.

Yeni berharap mereka bisa membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, terkait kondisi pabrik semen yang ramah lingkungan dan konsisten melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Apabila ada informasi yang tidak sesuai dengan yang kami lakukan di sini, temen-temen bisa meluruskan atau memberikan informasi yang sama kepada warga di luar sana, mungkin belum mendapatkan paparan yang cukup,” imbuh Yeni.

Sementara itu salah satu pengunjung dari Desa Pasucen Kecamatan Gunem, Mardila Budi Liadaniastuti berpendapat masih banyak warga di luar ring 1 pabrik semen yang belum mendapatkan informasi secara utuh tentang pabrik semen.

“Kebetulan Pasucen masuk desa ring 1. Bagi saya pabrik semen, selain membantu menurunkan pengangguran di sini, juga memberikan manfaat melalui dana CSR yang rutin disalurkan,” kata Mbak Rembang tahun 2022 yang masih kuliah di UMK Kudus ini.

Mardila berharap kedepan pabrik semen terus konsisten memperhatikan masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Menurut informasi yang saya terima, pabrik semen ini sudah memperoleh gelar proper hijau ketiga kali dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan. Hal ini menunjukkan pengelolaan lingkungan sudah memenuhi atau bahkan melampaui standar yang disyaratkan pemerintah,” terangnya.

Di akhir kegiatan, para Mitra Rumah BUMN diajak mengunjungi Edupark Semen Gresik yang mengkombinasikan antara pertanian dan peternakan terpadu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.