Kapolres Rembang Kerap Jalan Kaki Saat Pulang Kerja, Ternyata Ini Alasannya
Kapolres Rembang, AKBP Suryadi jalan kaki ketika pulang kerja, Selasa sore (26/12). Kapolres berbincang dengan Ketua PWI Kab. Rembang, Musyafa Musa, saat kebetulan berpapasan di Jl. Pemuda Rembang.
Kapolres Rembang, AKBP Suryadi jalan kaki ketika pulang kerja, Selasa sore (26/12). Kapolres berbincang dengan Ketua PWI Kab. Rembang, Musyafa Musa, saat kebetulan berpapasan di Jl. Pemuda Rembang.

Rembang – Kapolres Rembang, AKBP Suryadi kerap jalan kaki ketika pulang kerja. Hal itu ia lakukan selain untuk olahraga, juga ingin melihat lebih dekat denyut nadi aktivitas masyarakat.

Selasa sore (26 Desember 2023) misalnya, ia memilih berjalan kaki dari Mapolres Rembang, menyusuri Jalan Pemuda, Jalan Kartini, hingga tiba di rumah dinasnya, sebelah timur Perempatan Jaeni Rembang, sejauh kurang lebih 4 kilo meter.

Dengan menggunakan jaket hitam bertuliskan Jatanras, celana training dan sepatu olahraga, sosok Kapolres yang lama berkecimpung di Satuan Reskrim serta pernah menjadi Kasubdit 3 Jatanras (Kejahatan Dan Kekerasan) Polda Sumatera Selatan ini, tampak semangat berjalan kaki.

AKBP Suryadi mengaku biasanya pulang dari kantor di atas jam setengah lima sore. Setelah itu, berganti pakaian dinas dengan pakaian olahraga, kemudian langsung jalan kaki.

“Di tengah kesibukan, saya sempatkan waktu untuk olahraga, ya ini waktu yang tepat, pas pulang kerja. Sudah plong ini, kegiatan sudah selesai,” tuturnya.

Dengan cara jalan kaki, menurutnya bisa menjaga stamina dan kebugaran tubuh.

“Soalnya kan banyak kegiatan mas, harus diimbangi dengan olahraga. Jalan kaki termasuk yang efektif. Sambil memantau situasi Kamtibmas,” imbuh Kapolres.

Kapolres berusia 44 tahun tersebut turut menitipkan pesan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas pada saat malam tahun baru 2024 di Kabupaten Rembang.

“Kami akan antisipasi konvoi kendaraan, termasuk anggota sudah memetakan titik-titik penyekatan di dalam Kota Rembang. Pesta kembang api skala besar yang tidak berizin, kami larang, demi kenyamanan bersama,” pungkas Kapolres asli putra daerah, Desa Selopuro Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang ini. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan