Gen Z Dan Gairah Memulai Usaha, Pemkab Gelar Student Preneur
Ilustrasi pengusaha muda. (Insert) Seminar Student Preneur.
Ilustrasi pengusaha muda. (Insert) Seminar Student Preneur.

Rembang – Generasi millenial atau Gen Z sering kali ingin berwirausaha, namun sulit untuk mengawali.

Apalagi setelah lulus SMA tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, sehingga mereka punya banyak waktu luang yang cenderung akhirnya terbuang sia-sia.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz menjelaskan pihaknya hari Rabu kemarin (30/08) menggelar Seminar Student Preneur di Hotel Fave Rembang, sebagai sarana mendongkrak semangat anak-anak muda untuk berwirausaha.

“Di fungsi pendampingan UMKM, kami ingin menyiapkan generasi Z kita, agar bisa belajar dan membaca potensi dirinya, sekaligus menangkap  peluang usaha, “ tuturnya.

Mahfudz menilai anak-anak muda biasanya lebih kreatif dalam berinovasi. Banyak cerita sukses, mereka bisa berhasil, karena merintis usaha dengan sistem kelompok, melalui teman-teman dekat atau bahkan kegigihan seorang diri di tengah himpitan ekonomi.

“Bentuk kelompok-kelompok kecil dengan sistem patungan untuk merintis usaha yang menurut mereka prospek di kalangan anak muda. Kita ajak dan memotivasi mereka, lewat Student Preneur ini, “ imbuh Mahfudz.

Dalam kesempatan itu, hadir 160 orang pelajar dari jenjang sekolah SMA sederajat se Kabupaten Rembang.

Salah satu pelajar MA Nahjatus Sholihin Kragan, Ilmi Ainurrohmati mengaku ia pribadi sebenarnya tertarik merintis usaha. Tapi sering kali terbentur keterbatasan ide dan modal.

Namun setelah mengikuti seminar tersebut, semangat Ilmi kembali tumbuh.

“Pengin sich punya usaha kecil-kecilan dulu, ini saya lagi mikir apa ya enaknya, di sektor kuliner atau kerajinan tangan. Pokoknya rasa ingin membangun usaha jadi muncul lagi, “ ungkap Ilmi.

Pemateri yang dihadirkan dalam Student Preneur, ada pemilik usaha NK Coffe berbagi pengalaman membuka usaha dengan modal pas-pasan, kemudian Sova Art yang menggeluti content creator untuk menunjang pemasaran melalui media sosial.

Termasuk ada pula dari pihak Polres Rembang yang memberikan edukasi supaya anak-anak muda mengisi waktu lebih produktif, sehingga terhindar dari hal-hal negatif. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan