Disambut Tepuk Tangan Meriah, Saat Bupati Bandingkan Gaji PPPK Dengan Pegawai Negeri
337 orang PPPK tenaga kesehatan di Kabupaten Rembang menerima SK pengangkatan, hari Jum’at (26/05).
337 orang PPPK tenaga kesehatan di Kabupaten Rembang menerima SK pengangkatan, hari Jum’at (26/05). Mereka foto bareng dengan Bupati dan Wakil Bupati Rembang.

Rembang – Suasana pendopo Museum Kartini Rembang mendadak riuh oleh tepuk tangan, Jum’at pagi (26 Mei 2023).

Momen itu terjadi ketika Bupati Rembang, Abdul Hafidz membandingkan gaji dan tunjangan pegawai pemerintah perjanjian kerja (PPPK), dengan gaji pegawai negeri (aparatur sipil negara/ASN).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan PPPK jabatan fungsional tenaga kesehatan, berjumlah 337 orang.

Abdul Hafidz meminta para PPPK jangan merasa di bawah pegawai negeri.

“Anda tidak boleh merasa ada dikotomi. PPPK dan PNS sejajar, ibarat saudara, “ tuturnya.

Justru menurutnya dari sisi gaji, PPPK lebih baik. Ia mencontohkan pegawai negeri pertama kali kerja, gajinya di bawah Rp 2 Juta. Tapi PPPK pertama kerja, gajinya sudah Rp 2.950.000.

Setelah bekerja 1 tahun, akan ditambah dengan tunjangan pokok pegawai Rp 1 Juta lebih, sehingga sudah bisa mengumpulkan Rp 3,6 Juta setiap bulan.

“PNS 20 tahun gajine lagek telung yuto, jenengan sakiki wis telung yuto, ayo akeh endi. Belum lagi nantinya PPPK juga akan dapat insentif pelayanan atau kapitasi, “ imbuh Bupati disambut tepuk tangan para PPPK.

Soal perbedaan PPPK tidak mendapatkan uang pensiun seperti halnya pegawai negeri, Bupati menyarankan setiap bulan pegawai bisa menyisihkan Rp 1 Juta untuk ditabung.

“Sing sejuta ditabungno, ngko nggo pensiun, “ lanjutnya.

Dengan nominal sebesar itu, Bupati meminta PPPK untuk bekerja maksimal, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pasalnya masa kontrak PPPK selama 5 tahun, setelah itu akan dievaluasi lagi. Justru ketika masa kontrak akan berakhir, pegawai harus lebih giat bekerja.

Berbeda dengan pegawai negeri, berdasarkan hasil survei, pada umumnya ketika menjelang pensiun, semangat kerjanya kian berkurang.

“Tingkatkan kinerja, apakah kontrak anda layak diperpanjang atau tidak. Mohon maaf nek PNS, tambah suwe arep rampung, mergawene leda lede. Tapi ora PNS Rembang lho ya, ini hasil survei. Kalau anda, semakin lama, harus semakin giat dan produktif, “ tandasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan di dunia kesehatan kedepan akan semakin beragam, seiring dengan penyakit-penyakit baru yang bermunculan.

Khusus di Kabupaten Rembang, Pemkab saat ini sedang gencar-gencarnya mengurangi angka anak stunting, menurunkan angka kematian ibu dan kematian bayi. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan