Polisi Tangkap Pembawa Celurit, Perkelahian Antar Penonton Pentas Dangdut
Perkelahian di arena dangdut Dusun Gagakan Desa Menoro Kecamatan Sedan. Tampak seorang pria mengayun-ayunkan celurit (tangkapan layar video amatir warga).
Perkelahian di arena dangdut Dusun Gagakan Desa Menoro Kecamatan Sedan. Tampak seorang pria mengayun-ayunkan celurit (tangkapan layar video amatir warga).

Sedan – Aparat kepolisian mengamankan seorang warga yang menggunakan senjata tajam jenis celurit, saat terjadi perkelahian dalam pentas dangdut di Dusun Gagakan Desa Menoro Kecamatan Sedan, Minggu malam (30/04).

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Heri Dwi Utomo menjelaskan pihaknya meminta keterangan sejumlah orang dalam peristiwa tersebut. Hingga Selasa pagi (02/05) masih didalami, guna menentukan siapa tersangka pelakunya.

“Mereka masih kita mintai keterangan sebagai saksi. Termasuk pelaku yang mengayunkan celurit. Nanti kalau sudah lengkap data-datanya, akan kita sampaikan kepada temen-temen media, “ terangnya.

Sebelumnya, pada Minggu malam berlangsung pentas dangdut di Dusun Gagakan Desa Menoro Kecamatan Sedan, dalam rangka halal bihalal.

Diduga antar penonton saling senggol, kemudian berujung perkelahian. Berdasarkan rekaman video yang beredar, tampak seorang pria berulang kali mengayunkan celurit.

Bahkan ia merangsek maju dengan sasaran kerumunan orang. Dilaporkan ada sejumlah korban luka-luka, akibat perkelahian tersebut.

Aparat TNI/Polri yang berjaga-jaga langsung mengambil tindakan tegas, membubarkan aksi itu dan menangkap terduga pelaku.

“Kasusnya kita serahkan kepada Satreskrim Polres Rembang, waktu itu yang piket Unit IV mas, “ kata Kapolsek Sedan, AKP M Safik Karim. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan