Lumpuh Puluhan Tahun, Rumah Direhab Pihak Desa!! Ajukan Syarat Khusus Selama Pembongkaran
Rumah Mbah Kasnadi selesai dirombak, tampak ia terbaring di atas tempat tidur.
Rumah Mbah Kasnadi selesai dirombak, tampak ia terbaring di atas tempat tidur.

Sumber – Pihak Desa Kedungasem Kecamatan Sumber melakukan langkah-langkah cepat, untuk merehab bangunan rumah Mbah Kasnadi yang belakangan ini sering kebanjiran akibat tingginya curah hujan.

Mbah Di, demikian sapaan akrabnya, pernah menjadi sorotan banyak media, saat Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjenguk ke rumahnya tahun 2017 lalu, karena pria berusia 59 tahun yang hidup sendirian tersebut sudah lama lumpuh dan hanya terbaring di tempat tidur, lebih dari 40 tahun.

Kepala Desa Kedungasem, Zulianah menjelaskan dulu sebenarnya dari pemerintah desa pernah menawarkan untuk pindah dari lokasi tersebut. Namun yang bersangkutan menolak, seraya tetap ingin berada di tempat sekarang.

“Sudah pernah kita tawari, gimana kalau pindah agar tidak terkena banjir. Mbah Di nggak mau, tetap pada pendiriannya di situ saja, “ ungkapnya, Selasa (03 Januari 2023).

Setelah beberapa kali kebanjiran saat turun hujan deras, barulah Mbah Di meminta bantuan kepada desa, untuk mencarikan solusi. Pemerintah Desa kemudian memutuskan merehab gubuk kayu yang ditempati Mbah Di, supaya lebih layak.

Masyarakat sekitar terlibat langsung, bersama-sama menggelar kerja bhakti.

“Soalnya akhir-akhir ini kan hujan terus-terusan. Mbah Di telefon saya, menyampaikan gimana caranya rumah saya nggak kebanjiran. Akhirnya bangunan lama kita bongkar, nggak pindah, tetap di situ, “ terang Kades.

Zulianah menambahkan selama proses pembongkaran bangunan, Mbah Di secara khusus mensyaratkan jangan dipindah atau tetap berada di atas tempat tidur, dalam rumah.

“Ya tentu kami turuti permintaan tersebut, “ imbuh Zulianah.

Dalam sehari, penataan rumah berukuran 5 x 6 Meter itu bisa selesai, menghabiskan anggaran Rp 5 Juta, bersumber dari dana desa.

“Dana sekian itu bisa untuk pondasi, tembok muter, beli kusen-kusen. Kita ambilkan dari dana desa perubahan PPKM Mikro, penanggulangan bencana banjir, “ pungkasnya.

Menurut data dari desa setempat, Mbah Kasnadi termasuk penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT, sehingga bisa untuk keperluan makan sehari-hari.

Namun ia masih memendam harapan adanya bantuan sosial tunai dari Pemkab Rembang, sebagaimana yang dulu pernah dijanjikan oleh Bupati saat berkunjung. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan