Pesisir Utara Rembang Siaga, Ombak Besar Mengkhawatirkan
Dampak ombak besar di Pantai Pasir Putih Wates, Senin (26/12).
Dampak ombak besar di Pantai Pasir Putih Wates, Senin (26/12).

Rembang – Ombak besar dalam dua hari terakhir yang menghantam kawasan pesisir pantai utara Kabupaten Rembang, membuat kalangan nelayan hingga pelaku wisata meningkatkan kesiapsiagaan.

Lilik Haryanto, Kepala Desa Sukoharjo, Rembang menjelaskan ombak semakin mengkhawatirkan pada malam hari, sehingga nelayan harus bersama-sama menjaga perahu mereka.

“Bareng-bareng jaga perahu, mengantisipasi perahu tabrakan, “ ujarnya, Senin (26 Desember 2022).

Lilik menimpali berdasarkan ramalan BMKG, kondisi ombak ekstrim ini akan terjadi selama seminggu. Meski demikian masih saja ada nelayan yang tetap berangkat melaut, karena tuntutan kebutuhan sehari-hari. Pihak desa sebatas mengingatkan kalaupun melaut, jangan terlalu jauh.

“Ada yang berangkat, ada yang nggak, lihat kondisi. Nggak terlalu ke utara, paling pinggir-pinggir saja. Warga kami mayoritas cari rajungan, hasil melimpah, tapi harganya yang turun, “ kata Lilik.

Di lokasi terpisah, deretan pohon cemara dan bangunan gasebo di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Wates, Kaliori juga ambruk diterjang ombak besar.

Pengelola Pantai Pasir Putih Wates, Heri Prasetyo menuturkan sebenarnya jumlah pengunjung masih ramai. Tapi karena dampak cuaca buruk, kebanyakan mereka tidak terlalu lama berada di obyek wisata.

“Hari Minggu dan Senin ini paling parah pasang air laut. Air laut masuk ke depan warung-warung. Pengunjung masih banyak, tapi sekali datang, langsung balik. Soalnya endapan lumpur masih banyak tersisa di hutan cemara, “ beber Heri.

Heri memastikan obyek wisata tetap buka seperti biasa. Termasuk pada libur pergantian tahun baru 2023, yang diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah wisatawan.

“Faktor alam, kita cuma bisa berdo’a, semoga angin kencang dan ombak besar ini bisa berangsur-angsur melandai, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan