Keseruan Final Piala Dunia Terasa Di Rutan Rembang, Meski Menonton Dari Balik Jeruji Besi
Pihak Rutan Rembang menyiapkan layar lebar, supaya warga binaan bisa menyaksikan final piala dunia dari balik kamar masing-masing, Minggu malam.
Pihak Rutan Rembang menyiapkan layar lebar, supaya warga binaan bisa menyaksikan final piala dunia dari balik kamar masing-masing, Minggu malam.

Rembang – Kemeriahan final Piala Dunia antara Argentina dengan Perancis, juga terasa di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rembang, sejak Minggu malam hingga Senin dini hari (19/12).

Humas Rutan Rembang, Fatkurrahman menjelaskan pihaknya sejak sore sudah menyiapkan dua layar lebar di tengah lapangan tenis, yang  menghadap ke blok kamar hunian di sisi timur dan utara.

“Sehingga tahanan dan narapidana bisa menonton tayangan piala dunia dari dalam kamar. Meski terhalang oleh sekat jeruji besi, “ ujarnya.

Cara tersebut sebagai sarana untuk memberikan hiburan kepada warga binaan. Menurutnya, pengamanan tetap menjadi fokus perhatian. Termasuk menambah jumlah petugas jaga, selama kegiatan berlangsung.

“Warga binaan kelihatannya sangat terhibur. Situasi tetap terkendali, Piala Dunia milik kita semua, “ imbuh Fatkurrahman.

Saat ini Rutan Rembang dihuni oleh 150 orang tahanan dan narapidana. Pengamatan dari sisi antusias ketika pertandingan, kebanyakan mereka menjagokan tim Argentina.

“Faktor pemain Argentina, Messi menyedot perhatian, ” pungkasnya.

Suasana menjadi cukup tegang, setelah Argentina unggul 2 – 0, kemudian disamakan menjadi 2 – 2. Sempat menang sementara 3 – 2, disamakan lagi oleh Perancis menjadi 3 – 3. Melalui adu penalti, akhirnya Argentina memenangkan laga penuh drama tersebut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan