Pelaku Pencuri Helm Di Parkiran Alfamart, Ternyata DPO
Tersangka pelaku pencuri helm (dalam lingkaran) dikejar dan akhirnya tertangkap.
Tersangka pelaku pencuri helm (dalam lingkaran) dikejar dan akhirnya tertangkap.

Rembang – Kasus pencurian helm yang terungkap di area parkiran Alfamart Jl. Jenderal Sudirman depan Hotel Pollos Rembang, menjadi perhatian masyarakat.

Selain karena pelaku terjatuh setelah ditendang, yang bersangkutan ternyata juga masuk daftar pencarian orang (DPO), terlibat kasus penggelapan di wilayah Demak. Pelaku berinisial KH (40 tahun) asli Semarang, namun tinggal di Panjunan Pati.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Sunarto menjelaskan berdasarkan interogasi, pelaku diduga sudah berulang kali mencuri helm di wilayah Kota Rembang.

Selain di Alfamart depan Hotel Pollos, ia juga pernah beraksi di lokasi lain, termasuk menggasak 3 buah helm milik anggota Paskibra, saat berlangsung latihan menjelang upacara HUT Kemerdekaan RI di kawasan Alun-Alun Rembang, bulan Agustus lalu. Selanjutnya, helm hasil curian dijual secara online.

“Khusus di depan Pollos, terindikasi sudah dua kali ini. Kita cocokkan dengan hasil rekaman CCTV bulan Juli lalu, “ kata Kapolsek.

AKP Sunarto menambahkan selain terlibat kasus pencurian helm, pelaku juga terseret kasus penggelapan di Demak. Langkah berikutnya, pelaku dilimpahkan ke Polda Jawa Tengah, karena kasus di Demak lebih berat.

“Berdasarkan informasi jaringan di jajaran kepolisian terduga pelaku terlibat kasus penggelapan di Demak, kasus 374, “ tuturnya.

Sebelumnya, terduga pelaku pernah mencuri helm di Alfamart depan Hotel Pollos Rembang. Karyawan mini market kebetulan masih hafal ciri-ciri pelaku.

Saat datang lagi pada hari Kamis (08 September 2022), pelaku membeli air minum di Alfamart. Karyawan mini market yang curiga melihat gerak geriknya, kemudian mengamati layar monitor kamera CCTV.

Ternyata benar, begitu pelaku berada di halaman parkir, ia mencuri helm milik pengunjung Alfamart dan buru-buru kabur dengan naik sepeda motor. Helm yang dicuri milik Syaifudin, warga Desa Karas Kecamatan Sedan, Rembang.

Budi Wahyu Utomo, seorang karyawan mini market langsung berlari keluar untuk mengejar. Pelaku yang panik, ditendang hingga terjatuh dan bertabrakan dengan sepeda motor yang melaju di jalur Pantura, dari arah barat.

“Saya waktu itu dibantu petugas security Ruko sebelah, mengejar pelaku. Pelaku saat beraksi sendirian, “ kata Wahyu.

Setelah ditangkap, pelaku sempat menjadi sasaran bulan-bulanan warga.

Situasi pun sangat ramai, hingga akhirnya datang aparat Polsek Rembang Kota mengamankan pelaku beserta barang bukti helm curian senilai Rp 300 Ribuan dan sepeda motor milik pelaku sebagai sarana tindak kejahatan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *