Kasus Pembobolan Uang Indomaret Rp 31 Jutaan Dibongkar, Melibatkan Oknum Karyawan
Dua tersangka menunjukkan barang bukti uang dan palu untuk memecah tembok, dalam release kasus, Selasa (02/11).
Dua tersangka menunjukkan barang bukti uang dan palu untuk memecah tembok, dalam release kasus, Selasa (02/11).

Rembang – Polres Rembang membongkar kasus pencurian uang Rp 31.816.000 di mini market Indomaret Desa Pasar Banggi, Rembang, pinggir jalur Pantura Rembang – Lasem, dengan modus menjebol tembok.

Dua orang tersangka dibekuk, MH (31 tahun) warga Kecamatan Lasem dan S (31 tahun) warga Kecamatan Rembang. MH sendiri ternyata merupakan karyawan Indomaret, sehingga mengetahui seluk beluk lokasi kejadian.

Seusai pulang kerja, MH mengajak rekannya kembali lagi ke TKP, membobol tembok dengan palu besar (bodem) pemecah batu. Tersangka juga menutup kamera pengintai CCTV menggunakan lakban, agar aksinya menggondol uang dari dalam brankas tidak terekam. Peristiwa itu diketahui oleh karyawan Indomaret ketika masuk pagi, tanggal 30 Oktober 2021.

Saat release kasus, hari Selasa (02 November 2021), tersangka MH yang sudah 9 tahun bekerja di Indomaret ini beralasan merasa kasihan dengan rekannya, S yang berjualan penthol keliling, terlilit banyak hutang, sehingga terdorong untuk mencuri. Menurut rencana, uang akan dipakai membayar hutang.

“Kasihan sama temen pak, punya banyak hutang. Uangnya mau dipakai untuk bayar hutang, “ tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Rembang, AKBP Dandy Ario Yustiawan mengungkapkan tersangka ditangkap Tim Opsnal pada Sabtu sore (30/10), setelah diadakan penyelidikan.

Ia membenarkan kasus tersebut memang menjadi atensi pihak kepolisian. Menurutnya, modus membobol tembok mini market, bukanlah modus baru.

“Jadi tersangka merusak tembok, buat lubang. Setelah itu masuk ke dalam. Tersangka dua-duanya warga Kabupaten Rembang. Tersangka paham lokasi, karena salah satunya karyawan Indomaret, “ terang Kapolres.

Kapolres menambahkan dalam giat Operasi Sikat Jaran (Kejahatan Kendaraan) Candi 2021, pihaknya mengungkap 7 kasus, terdiri dari 5 kasus Curanmor dan 2 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), termasuk pembobolan Indomaret Pasar Banggi.

“Barang bukti yang kami amankan dari 7 kasus itu, meliputi kendaraan roda empat 1 unit, sepeda motor 5 unit, uang tunai Rp 31 Juta lebih dan alat bodem, “ imbuhnya.

Release kasus Operasi Sikat Jaran Candi kali ini terasa berbeda, karena Polres se Eks Karesidenan Pati bergabung dan pelaksanaannya dipusatkan di halaman belakang Mapolres Pati. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *