Mengenal Lebih Dekat Sosok Sekda Fahrudin : Gelar CFrA Menarik Perhatian, Mengajukan Pindah Belum Kesampaian
Fahrudin, Sekda Rembang, menjawab pertanyaan sejumlah wartawan, seusai dilantik, Jum’at (03/09).
Fahrudin, Sekda Rembang, menjawab pertanyaan sejumlah wartawan, seusai dilantik, Jum’at (03/09).

Rembang – Sosok Fahrudin (54 tahun) yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, memiliki riwayat kerja cukup unik.

Sejak menjadi pegawai negeri (aparatur sipil negara-Red) tahun 1994 silam sampai sekarang atau 27 tahun, bertugas di 1 lokasi terus menerus, yakni di Inspektorat, instansi lingkup Pemkab Rembang yang bertugas melakukan pemeriksaan. Mulai pemeriksaan keuangan maupun dugaan pelanggaran lainnya.

Fahrudin, warga asli Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan – Rembang ini mengawali karier kepegawaian dari bawah. Pada masa Bupati Rembang, Moch. Salim, ia diangkat menjadi Kepala Inspektorat. Terhitung sudah 7 tahun, menduduki jabatan Kepala Inspektorat.

Ditanya jenuh atau tidak ? Fahrudin mengakui beberapa kali sempat mengajukan ingin pindah, tapi tak kunjung disetujui pimpinan.

“Termasuk pengin di Kecamatan Sedan biar dekat dengan rumah, juga belum kesampaian, “ tuturnya.

Fahrudin mengungkapkan tidak pernah menyangka akan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang. Tapi ia meyakini ilmu tauhid, bahwa setiap orang diharuskan percaya kepada Tuhan. Pejabat yang memiliki 3 anak ini (semua putri-Red) kemudian memilih berpasrah diri.

“Saya orang desa, saya menyadari banyak kekurangan. Percaya pada Tuhan, saya pasrah saja. Siapa tahu saya bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Rembang. Intinya seperti itu, “ imbuh Fahrudin, yang akan berulang tahun tanggal 07 September nanti.

Waktu seleksi di depan tim penguji, memang ada yang sempat meragukan kemampuannya, karena hanya pernah bertugas di 1 instansi saja.

“Saya akan menjembatani dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) atas kebijakan pak Bupati. Disamping itu saya akan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Yah mohon do’anya semoga kedepan dilancarkan, “ pungkasnya.

Dari latar belakang pendidikan, Fahrudin memiliki pendidikan hukum yang cukup kuat, ditandai dengan gelar Sarjana Hukum Dan Magister Hukum.

Ada 1 gelar lagi yang menarik perhatian, yakni CFrA. Gelar Certified Forensic Auditor merupakan gelar profesi, diberikan kepada peserta Diklat yang dinyatakan berkompeten dari Asosiasi Auditor Forensik Indonesia. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *