Bupati :”Nggak Ada Spekulasi Sekedar Wacana, Jum’at Insyaallah Ground Breaking…”
Bupati Rembang, Abdul Hafidz (tengah) bersama Dirjen Cipta Karya memantau lokasi di Lasem yang akan ditata, Sabtu (28/08).
Bupati Rembang, Abdul Hafidz (tengah) bersama Dirjen Cipta Karya memantau lokasi di Lasem yang akan ditata, Sabtu (28/08).

Lasem – Jelang peletakan batu pertama (ground breaking) penataan Kota Pusaka Lasem, pihak Kementerian Pekerjaan Umum memantau sejumlah titik di Lasem, hari Sabtu (28/08).

Tampak Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Diana Kusumastutik didampingi Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengunjungi lokasi-lokasi yang nantinya akan menjadi sasaran penataan, seperti sekitar Masjid Jami’ dan Alun-Alun Lasem.

Diana mengatakan kedatangannya untuk melihat sejauh mana persiapan ground breaking. Ia menegaskan penataan tersebut sebagai upaya agar Lasem kedepan lebih baik. Apalagi Lasem sudah sangat terkenal menjadi simbol toleransi berbagai macam etnis, budaya dan agama di Indonesia.

“Saya kebetulan juga belum pernah datang ke Rembang, janji saya kepada pak Bupati, saya akan ke sini. Penataan nantinya bukan merubah menjadi modern semua, tapi menata agar lebih bagus, “ tandasnya.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyatakan dengan kehadiran para pejabat Kementerian Pekerjaan Umum, menandakan bahwa proyek penataan Kota Pusaka Lasem bukanlah wacana. Tapi proyek senilai Rp 110 Miliar itu, merupakan sebuah kepastian.

“Tidak ada spekulasi dari pihak lain, bahwa ini hanya wacana. Tapi ini ada kepastian, insyaallah Jum’at ground breaking, “ tegas Bupati.

Selain meninjau sejumlah titik, Dirjen Cipta Karya bersama Bupati Rembang juga silaturahmi ke kediaman tokoh ulama, Kiai Zaim Ahmad Ma’soem, pengasuh Pondok Pesantren Kauman Desa Karangturi, Kecamatan Lasem. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan