Mantan Kiper PSIR Amirul Fafa Meninggal Dunia, Ada Kenangan Debut Perdana Divisi Utama
Amirul Fafa, mantan kiper PSIR Rembang, berpulang untuk selamanya.
Amirul Fafa, mantan kiper PSIR Rembang, berpulang untuk selamanya.

Rembang – Mantan kiper PSIR Rembang, Amirul Fafa Mahmudiana (27 tahun), warga Dusun Rumbutmalang, Desa Kabongan Kidul, Rembang meninggal dunia Selasa (18 Mei 2021) sekira pukul 02.20 Wib, usai menjalani perawatan di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Kepergian pria yang biasa dipanggil Fafa tersebut, sontak mengejutkan rekan-rekannya, maupun para pegiat sepak bola di Kabupaten Rembang.

Mantan pelatih PSIR Rembang, Haryanto mengaku mengenal Amirul Fafa, sejak menjadi pemain PSIR yunior hingga bergabung ke tim senior. Begitu mendengar Fafa meninggal dunia, dirinya terkejut, karena beberapa kali sempat bertemu, kondisinya masih tampak sehat. Apalagi usianya juga tergolong cukup muda.

Solusi Keluhan Lambung

“Semalam dikabari oleh temen-temen seangkatannya, katanya drop. Dini hari tadi meninggal dunia, terkejut saya. Ya kita ikhlaskan saja, semoga diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi, “ tuturnya.

Haryanto, pria warga Desa Landoh, Kecamatan Sulang ini mengisahkan pengalaman tak terlupakan ketika melatih Amirul Fafa.

Kala itu pada kompetisi Divisi Utama tahun 2012, tim PSIR Rembang menjamu Persik Kediri di Stadion Krida Rembang. Kebetulan kiper utama, Nanda Pradana cidera, sehingga fafa yang menjadi kiper cadangan harus menggantikan.

“Saya tanya sama Fafa, siap kamu ? ia menjawab siap pak, “ kenang Haryanto.

Sebelum Fafa masuk lapangan, PSIR Rembang ketinggalan skor 2 – 0. Pertandingan tersebut debut pertama Fafa, sekaligus dinobatkan sebagai pemain termuda, karena usianya baru 18 tahun.

Fafa tampil sangat bagus, hingga akhirnya tim PSIR mampu bermain imbang 2 – 2.

“Debut pemain termuda waktu itu, ia mainnya bagus sekali, menyelamatkan beberapa peluang matang tim lawan. Kita main imbang 2 – 2. Itu kenangan saya sama Fafa, “ beber Haryanto.

Usai tidak aktif di PSIR, Amirul Fafa masih menjadi pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) di lapangan Desa Mondoteko, Rembang dan mengabdi sebagai pegawai Dinas Perhubungan. Ia kebetulan belum melepas masa lajangnya.

Jenazah Fafa dimakamkan di pemakaman umum Desa Kabongan Kidul, Rembang, Selasa siang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *