Mau Daftarkan Anak Anda Sekolah SD – SMP, Catat Ini Tanggalnya
Guru SD N 6 Kutoharjo, Rembang memasang banner pengumuman PPDB di pintu gerbang sekolah, Kamis (29/04).
Guru SD N 6 Kutoharjo, Rembang memasang banner pengumuman PPDB di pintu gerbang sekolah, Kamis (29/04).

Rembang – Musim pendaftaran siswa baru tingkat SD – SMP digelar serentak di Kabupaten Rembang, antara tanggal 3 – 5 Mei 2021.

Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, berbagai macam cara ditempuh sekolah, untuk menghindari kerumunan berjubel di loket pendaftaran.

SMP N I Lasem misalnya, mereka menerapkan beberapa cara dalam penerimaan peserta didik baru. Tidak hanya calon siswa bisa datang langsung ke sekolah, tetapi juga bisa melalui pendaftaran kolektif.

Kepala SMP N I Lasem, Estu Budi Winarni membeberkan guru kelas VI SD bisa datang untuk mendaftarkan muridnya ke SMP N I Lasem atau dari pihak SMP mendatangi SD, mengambil berkas pendaftaran.

“Bagi yang datang ke sekolah, tempat pendaftaran sudah kita tata, yang jelas bergantian dan mematuhi protokol kesehatan. Bisa pula sistem kolektif. Guru antar ke sini atau kami yang akan mengambil berkasnya, “ paparnya.

Estu menambahkan tahun ajaran ini pihaknya akan menerima 288 anak, dengan daya tampung 9 kelas.

“Jadi setiap kelas atau rombongan belajar maksimal 32 siswa, “ imbuh estu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, penerimaan peserta didik baru (PPDB) mengacu 4 jalur. Diantaranya jalur zonasi, jalur afirmasi bagi calon siswa dari keluarga tidak mampu, jalur perpindahan orang tua/wali murid dan jalur prestasi.

“Prosentasenya sudah ditentukan. Jalur zonasi minimal 50 % dari daya tampung, jalur afirmasi minimal 15 %, jalur perpindahan orang tua/wali murid paling banyak 5 % dan jalur prestasi maksimal 30 %, “ tandasnya.

Sementara itu pantauan di dalam Kota Rembang, hari Kamis (29/04) sebagian SD N mulai memasang banner pengumuman penerimaan peserta didik baru di depan sekolah masing-masing.

Wijayanti, salah satu orang tua murid mengaku terbantu oleh pengumuman tersebut, sehingga bisa segera menyiapkan berkas-berkas persyaratan pendaftaran.

“Anak saya mau masuk SD, ternyata cukup membawa Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran anak. Asli dan foto copy yang dilegalisir oleh kepala desa setempat. Usia paling rendah 6 tahun per 1 Juli 2021, “ ungkapnya.

Nantinya setelah mendaftar, tahap berikutnya adalah analisis tanggal 06 Mei, kemudian pengumuman 08 Mei, daftar ulang 18 Mei dan siswa masuk tahun ajaran baru mulai hari Senin 12 Juli 2021.

“Semoga nggak ada perubahan lagi, biar anak-anak lekas sekolah, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *