
Rembang – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Harno & Bayu Andriyanto, serta Abdul Hafidz – Hanies Cholil Barro’ menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Kariadi Semarang, mulai hari Selasa (08 September 2020).
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Moch. Zaenal Arifin menjelaskan kali pertama pihaknya menunjukkan hasil swab bebas Covid-19 4 orang bakal calon tersebut, kepada pihak RS Kariadi. Setelah itu mereka baru boleh menjalani pemeriksaan kesehatan. Sepanjang kegiatan, tiap bakal calon didampingi seorang perawat.
“1 bakal calon didampingi 1 perawat wanita yang ibaratnya terus nempel atau melekat. Proses pemeriksaan ada yang satu per satu, tapi ada yang langsung semua peserta, “ ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan bakal calon pada periode ini, tidak hanya dari Kabupaten Rembang saja. Menurutnya ada bakal calon dari sejumlah daerah lain, yakni Kabupaten Demak, Kendal, Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
“Registrasi dimulai pukul 07.00 tadi pagi, Rembang bersama dengan 6 daerah lain yang sama-sama akan melangsungkan Pilkada 09 Desember nanti, “ terang Arifin.

Zaenal Arifin menimpali kali pertama bakal calon mengikuti tes psikologis, berupa tes tertulis yang dilakukan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Setelah istirahat, sholat dan makan siang, dilanjutkan tes wawancara, masih dalam rangkaian pemeriksaan psikologis dari sisi rohani. Begitu selesai, dilanjutkan pemeriksaan jasmani (medical check up) dari Selasa sore hingga Rabu besok (09/09).
“Jadi yang Selasa pagi sampai siang, bakal calon menjalani tes psikologis. Setelah selesai, Selasa sore sampai pukul 19.30 Wib dan besok pagi medical check up, “ imbuhnya.

Sedikitnya 55 item pemeriksaan kesehatan jasmani bakal calon dicek secara menyeluruh. Tahap terakhir, bakal calon diambil sample urine nya, untuk tes bebas Narkoba.
Dipilihnya RS Kariadi, karena ketentuan dalam tahapan Pilkada yang mengharuskan pemeriksaan kesehatan bakal calon Bupati/Wabup ditangani rumah sakit tipe A, belakangan diperlonggar tipe B. Karena di Rembang tidak ada rumah sakit tipe B, akhirnya pemeriksaan kesehatan dipercayakan kepada RS Kariadi Semarang yang masuk kategori tipe A. (Musyafa Musa).

