Bupati Dan Wakil Bupati Rembang Ajukan Cuti, Sosok Ini Yang Bisa Menggantikan Jadi PJS Bupati
Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto. Keduanya mengajukan cuti kepada Gubernur Jawa Tengah, hari Senin (07 September 2020).
Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto. Keduanya mengajukan cuti kepada Gubernur Jawa Tengah.

Rembang – Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto, hari Senin (07 September 2020) mengajukan cuti selama masa kampanye Pilkada, antara tanggal 26 September sampai dengan 05 Desember 2020.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang, Nur Purnomo Mukdi Widodo menjelaskan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 01 tahun 2018, apabila Bupati dan Wakil Bupati di wilayah yang sama mencalonkan kembali, maka wajib cuti di luar tanggungan negara mulai masa kampanye.

“Karena sesuai tahapan dari KPU, kampanye berlangsung dari tanggal 26 September hingga 05 Desember 2020, maka kami ajukan cutinya pada tanggal itu. Total 71 hari, “ kata Purnomo.

Purnomo memperinci cuti diajukan kepada Gubernur Jawa Tengah, paling lambat hari Selasa (08/09). Nantinya Gubernur akan mengeluarkan persetujuan cuti, 7 hari sebelum penetapan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Pak Bupati dan pak Wakil Bupati sudah tanda tangan surat permohonan cuti. Hari ini pengajuan kita email dulu, sedangkan fisiknya diantar besok pagi (Selasa-Red), “ tuturnya.

Nur Purnomo menambahkan selain pengajuan cuti Bupati dan Wakil Bupati, pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Rembang, Achmad Mualif juga mengajukan surat, berisi permohonan pengisian pejabat sementara (PJS) Bupati, menyusul cutinya Bupati dan Wakil Bupati, supaya tidak terjadi kekosongan pemerintahan.

Sesuai ketentuan, yang bisa mengisi PJS Bupati minimal pejabat pimpinan tinggi madya dari provinsi atau dari Kementerian Dalam Negeri. Mekanismenya, setelah Gubernur Jawa Tengah menerima surat permohonan dari Pemkab Rembang, Gubernur akan meneruskan ke Menteri Dalam Negeri. Surat keputusan (SK) Pejabat Sementara Bupati, diterbitkan oleh Mendagri.

“Jadi kita sampaikan 2 surat. Pertama pengajuan cuti dan kedua soal pengisian PJS Bupati. Tugas kita hanya melaporkan kepada Gubernur. Khusus SK PJS Bupati dari Menteri Dalam Negeri, atas usulan Gubernur, “ terangnya.

Setelah masa cuti habis tanggal 05 Desember 2020, otomatis Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto aktif lagi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rembang, sampai masa jabatan berakhir di tanggal 17 Februari 2021.

Kabupaten Rembang dipimpin penjabat (PJ) Bupati, karena ada tahapan Pilkada, pernah terjadi di tahun 2015 lalu. Kala itu, pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Suko Mardiono memimpin Kabupaten Rembang antara rentang waktu bulan Agustus 2015 hingga bulan Februari 2016. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan