Pembalajaran Tatap Muka Di Sekolah Akan Segera Dimulai, Bupati Ungkap Alasannya
Selain belajar daring, sejumlah sekolah di Rembang juga memberlakukan sistem kunjungan guru melalui kelompok belajar.
Selain belajar daring, sejumlah sekolah di Rembang juga memberlakukan sistem kunjungan guru melalui kelompok belajar.

Rembang – Proses pembelajaran secara tatap muka di sekolah di wilayah Kabupaten Rembang, akan segera dimulai.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan hal itu, ketika menghadiri konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rembang, di lantai IV kantor Sekretariat Daerah (Setda), Sabtu (22/08). Hafidz menyebut pihaknya sering menerima keluhan dari orang tua/wali murid yang kesulitan mendampingi anak-anak belajar. Bahkan waktu mereka tersita, sehingga mengganggu pekerjaan sehari-hari.

Atas kondisi tersebut, Pemkab Rembang merancang pembelajaran tatap muka akan dibuka. Lebih-lebih kebijakan pemerintah pusat terhadap kabupaten/kota yang masuk kategori zona kuning seperti Kabupaten Rembang, boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Ia memerintahkan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga untuk mematangkan rencana tersebut.

“Di Kabupaten Rembang saat ini telah dibuka secara bertahap, seperti aktivitas sosial, ekonomi, seni dan budaya. Pada saatnya dunia pendidikan juga akan dimulai, tentunya dengan protokol kesehatan. Insyaallah tidak lama lagi, ” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan para peserta konferensi.

Abdul Hafidz mengingatkan new normal bukan berarti virus Covid-19 sudah hilang. Tetapi bagaimana hidup dengan tatanan normal baru, sambil menjalankan protokol kesehatan. Satu sisi, aktivitas masyarakat berjalan, namun di sisi lain turut mencegah penyebaran Covid-19. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *