KKN Di Tengah Pandemi, Mahasiswa Fokus Sentuh Masalah Ini
Tim 047 KKN UMY Yogyakarta foto bareng dengan pemilik Butik Najma Lasem. (Foto atas) Pendampingan di bidang fotografi produk batik Lasem.
Tim 047 KKN UMY Yogyakarta foto bareng dengan pemilik Butik Najma Lasem. (Foto atas) Pendampingan di bidang fotografi produk batik Lasem.

Lasem – Selama masa pandemi Covid-19, penjualan batik tulis Lasem mengalami penurunan cukup signifikan. Apalagi kegiatan pameran juga ditiadakan untuk mencegah kerumunan, sehingga turut memukul pemasaran.

Kondisi tersebut menjadi fokus perhatian Tim 047 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sedang menggelar pengabdian masyarakat di butik Najma Desa Soditan Kecamatan Lasem, salah satu produsen batik tulis Lasem.

Felansonia, Humas Tim KKN 047 UMY menganggap pandemi Covid-19 harus disiasati dengan memperkuat pemasaran melalui media sosial dan market place, seperti Shopee, Tokopedia dan sejenisnya.

Maka selama KKN yang berlangsung antara tanggal 29 Juli – 29 Agustus 2020, ia bersama 6 orang rekannya lebih banyak melakukan pendampingan di bidang digital marketing.

“Kita memberikan pelatihan, bagaimana cara mengambil foto produk lebih menarik di mata konsumen. Setelah itu diunggah ke media sosial dan market place. Harapannya, bisa meningkatkan permintaan konsumen, “ ujar Felansonia.

Mahasiswa UMY yang juga berasal dari Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem ini berharap fungsi KKN dapat bermanfaat, untuk tetap menumbuhkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), terutama dalam menghadapi badai pandemi Covid-19.

“Kebetulan di Butik Najma ini kan produknya macam-macam. Ada Tiga Negeri, kemudian ada pula batik tema memadukan gaya China dan Jawa. Bahkan memenuhi motif batik yang dikehendaki oleh konsumen, jadi kedepan pangsa pasarnya lebih luas, “ imbuhnya.

Sementara itu, dosen pembimbing lapangan, Sunarno menyatakan kegiatan KKN diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi di UMY.

“KKN merupakan penerapan Catur Darma di UMY, inilah wujud nyata kami memberikan sumbangsih kepada masyarakat, “ terangnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *