Pengayuh Sepeda Meninggal Dunia Di Pinggir Pantura, Terungkap Identitasnya
Korban meninggal dunia tergeletak di pinggir jalur Pantura, depan Pasar Kaliori, Jum’at pagi (24/07). Tampak diamankan pula sepeda milik korban.
Korban meninggal dunia tergeletak di pinggir jalur Pantura, depan Pasar Kaliori, Jum’at pagi (24/07). Tampak diamankan pula sepeda milik korban.

Kaliori – Seorang pria pengayuh sepeda ditemukan meninggal dunia tergeletak di pinggir jalur Pantura Desa Tambakagung Kecamatan Kaliori, tepatnya depan Pasar Kaliori, Jum’at (24 Juli 2020) sekira pukul 08.00 Wib.

Kepala Desa Tambakagung Kecamatan Kaliori, Joko Supriyanto mengatakan posisi korban berada di jalan sisi selatan. Saat ditemukan kali pertama, korban tidak membawa kartu identitas. Warga sekitar melapor ke polisi. Banyak warga yang tidak berani mendekat, karena masih situasi pandemi Covid-19.

Setelah itu, korban dibawa dengan menggunakan mobil Polsek Kaliori, menuju Puskesmas setempat dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno Rembang.

“Benar ada warga meninggal dunia pakai sepeda onthel warna biru. Informasinya warga ini semula mengayuh sepeda dari arah timur ke barat. Tapi tiba-tiba terkulai lemas dan meninggal dunia, “ tutur Joko.

Begitu sampai rumah sakit, akhirnya teridentifikasi bahwa korban adalah Suraji, usia sekira 65 tahun. Ia merupakan warga Dusun Dresen Desa Purworejo Kecamatan Kaliori.

Kepala Desa Purworejo, Rasmani membenarkan bahwa Suraji merupakan warga di kampungnya. Kalau menurut keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit sesak nafas.

“Kami terima informasi dari pak Kapolsek, kemudian keluarga korban ngecek di rumah sakit. Sakitnya sakit biasa orang sepuh, sesak nafas (asma). Belum tahu pak Suraji naik sepeda akan pergi kemana, “ terangnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Rasmani menambahkan jenazah korban akan langsung dimakamkan hari Jum’at ini, 24 Juli 2020 di makam Desa Purworejo. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *