Lagi, Ular Piton 4 Meter Satroni Permukiman Warga
Ular yang diamankan di Desa Pandan, Kecamatan pancur, Senin pagi (24/02).
Ular yang diamankan di Desa Pandan, Kecamatan pancur, Senin pagi (24/02).

Pancur – Ular piton berukuran besar dengan panjang sekira 4 Meter kembali ditemukan di Desa Pandan, Kecamatan Pancur, Senin (24 Februari 2020) sekira pukul 04.00 pagi dini hari.

Kali ini ular piton melilit ternak ayam di dalam kandang milik Ngaisah, seorang perangkat Desa Pandan. Peristiwa ular piton masuk perumahan warga di Desa Pandan, sudah dua kali ini. Tanggal 21 Januari lalu, ular piton juga ditemukan masuk kandang ternak di belakang rumah Rifa’i. Bahkan ular sampai kesulitan bergerak, lantaran perutnya membesar, setelah memangsa ayam dan bebek.

Ngaisah mengaku mendengar suara berisik dari dalam kandang ternak. Setelah itu ia membawa lampu senter untuk mengecek. Ia tersentak kaget, begitu menjumpai ular melilit ayam. Sontak Ngaisah meminta tolong suami dan sejumlah tetangga. Tak berselang lama, warga beramai-ramai memadati lokasi temuan ular.

“Ayam belum dimangsa, ukuran ularnya besar kok. Saya kemudian meminta bantuan pawang ular, “ ujarnya.

Ngaisah menambahkan lingkungan sekitar rumahnya berupa lahan tegalan dan banyak rumpun bambu. Selain itu di belakang rumah, terdapat aliran sungai. Setelah pawang tiba, ular piton tersebut baru bisa dievakuasi. Selanjutnya ular dimasukkan kedalam karung.

“Nggak tahu asalnya dari mana. Tapi belakang rumah saya, jarak 20 Meter sungai. Saat diangkat, ular nggak melawan. Tampak sudah lulut, ditepuk-tepuk ya diem saja. Habis itu sedikit demi sedikit badannya dimasukkan ke karung, “ imbuh Ngaisah.

Ular piton masuk kampung, diduga karena habitat mereka sudah rusak. Pasokan pakan pun menjadi minim, sehingga ular yang terkenal memiliki kekuatan lilitan itu, mencari mangsa ternak warga. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *