Maskot & Jingle Dilaunching, Ini Angka Target Partisipasi Pemilih Pilkada Rembang
Bupati Rembang bersama Ketua KPU menggelar sepeda santai. (Foto atas) Launching maskot dan jingle Pilkada 2020, Minggu (08/12).
Bupati Rembang bersama Ketua KPU menggelar sepeda santai. (Foto atas) Launching maskot dan jingle Pilkada 2020, Minggu (08/12).

Rembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah memberikan target partisipasi pemilih lebih dari 87 %, dalam pemilihan Bupati & Wakil Bupati Rembang hari Rabu, tanggal 23 September 2020.

Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Putnawati menyampaikan hal itu saat hadir dalam launching maskot dan jingle Pilkada di halaman KPU Kabupaten Rembang, Minggu (08 Desember 2019). Saat Pemilu 2019, partisipasi pemilih di Kabupaten Rembang menembus 87 % atau nomor 2 tertinggi se Jawa Tengah, setelah Kota Salatiga.

“Saat Pilkada nanti harus mampu lebih dari 87 %, bapak ibu sanggup ? Tidak hanya partisipasi saja yang tinggi. Tetapi juga harus Luber, jujur dan adil. Untuk KPU Rembang, saya jamin profesional, independen, berintegritas. Nggak hanya berupa tulisan, tapi sudah teruji di Pemilu 2019, “ tutur Putnawati.

Putnawati berpendapat anggaran Pilkada 2020 di Kabupaten Rembang termasuk paket hemat (Pahe). Ia mendorong Ketua KPU Rembang segera berkoordinasi dengan Bupati dan DPRD, apabila dalam perjalanan tahapan, ternyata mengalami kekurangan anggaran.

“Prinsip anggaran harus cukup dan tercukupi. Nggak sekedar cukup. Tapi saya berharap meski anggaran di sini paket hemat, penyelenggaraan bisa berjalan lancar dan aman, “ imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyarankan KPU memperbanyak sosialisasi dan promosi yang menghibur, sehingga lebih mudah diterima masyarakat.

“Yang terpenting pada tanggal 23 September 2020, pemilih bisa nyoblos. Tapi kalau melihat budaya di Rembang, dari tahun ke tahun trendnya meningkat, “ kata Hafidz.

Terkait anggaran Rp 21 milyar untuk KPU Rembang, menurut Bupati sudah rasional. Jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain, Rembang masih unggul.

“Jika melihat Kabupaten Blora dan Kendal, benar di sana nominalnya lebih tinggi, tapi jumlah pemilih lebih banyak. Kalau di sini Rp 21 M itu, disesuaikan dengan jumlah pemilih, ya lebih unggul, “ tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, KPU Kab. Rembang mengenalkan maskot kijang dan jingle Pilkada, Ayo Milih Rembang, dikemas melalui kegiatan olahraga bersepeda.

Ketua KPU Kab. Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi menyatakan maskot dan jingle tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengingat bahwa tanggal 23 September 2020, akan berlangsung pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

“Maskot kijang sama halnya yang dipakai loggo tim PSIR. Jingle nya durasi 1 menit, kita libatkan seniman lokal untuk menggarap musik dan aransemen lagunya. Tahapan yang berjalan saat ini lebih banyak menyangkut calon perseorangan, “ kata Iqbal. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *