Tim Kecamatan Sale Datangi Jalan Yang Dirusak, Kini Sudah Mulus Lagi
Tim gabungan dari Kecamatan Sale, Senin (11/11) mengecek jalan rabat beton di Dusun Temlokokerep Desa Tengger, yang semula dirusak kini sudah mulus kembali.
Tim gabungan dari Kecamatan Sale, Senin (11/11) mengecek jalan rabat beton di Dusun Temlokokerep Desa Tengger, yang semula dirusak kini sudah mulus kembali.

Sale – Jalan beton di dalam kampung Dusun Temlokokerep Desa Tengger Kecamatan Sale yang sempat dirusak warga, sudah selesai diperbaiki. Hal itu diketahui saat tim dari Kecamatan Sale datang ke dusun yang berada di kawasan pegunungan tersebut, Senin pagi (11 November 2019).

Camat Sale, Subhan mengatakan jalan beton yang dirusak sudah diperbaiki sejak hari Minggu (10/11). Biaya perbaikan ditanggung oleh warga yang merusak. Pelaku juga meneken tanda tangan surat pernyataan, sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Tengger.

“Minggu pagi kemarin sudah dibenahi dan tertata kembali. Di jalur situ yang melalui ya 3 KK, masih sekeluarga, “ ujarnya.

Subhan menambahkan saat datang ke Dusun Temlokokerep, pihaknya maupun aparat TNI/Polri menitipkan pesan supaya dampak Pilkades jangan sampai berlarut-larut. Apalagi menggangu keamanan dan ketentraman masyarakat. Mendengar arahan tersebut, warga kedua belah pihak yang sempat terlibat ketegangan akibat beda pilihan calon kepala desa mau menyadari. Bahkan menyampaikan penyesalan, karena keduanya juga masih kerabat, antara paman dengan keponakan.

“Ya merasa getun, jalan sudah dibenahi kok malah dirusak. Intinya kejadian itu jangan sampai terulang kembali. Pelaku sudah janji nggak mengulangi lagi, “ kata Camat.

Sebagaimana kami beritakan sebelumnya, buntut pasca Pilkades terjadi di Dusun Temlokokerep Desa Tengger, Kecamatan Sale. Seorang warga nekat merusak jalan rabat beton sepanjang 2,5 Meter dan lebar 1,5 Meter. Jago yang ia dukung yakni Kades incumbent kalah. Belakangan diduga menerima ejekan dari keponakannya yang kebetulan mendukung calon Kades terpilih. Merasa emosi, warga tersebut kemudian mencongkeli jalan beton, sehingga mengganggu akses mobilitas 3 KK. Termasuk sang keponakan juga ikut merasakan imbasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *