Warga Ketanggi Ditemukan Tewas, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
Polisi bersama tim medis memeriksa kondisi korban, Jum’at (20/09).
Polisi bersama tim medis memeriksa kondisi korban, Jum’at (20/09).

Rembang – Seorang warga Desa Ketanggi, Kecamatan Rembang Kota meninggal dunia, diduga setelah terjatuh dari atas atap plafon, Jum’at (20 September 2019) sekira pukul 12.00 Wib.

Korban yakni Antonius Sapto Adi (61 tahun), selama ini tinggal di kawasan RT 10 RW 02 Desa Ketanggi. Tidak ada yang mengetahui persis bagaimana kronologis peristiwa naas tersebut sampai menimpa pensiunan guru ini. Namun menurut hasil olah TKP kepolisian, korban dipergoki kali pertama dalam kondisi tergeletak oleh sang isteri, Agustina Riyanti (58 tahun), sepulang mengajar dari sekolah.

Agustina sempat curiga, lantaran saat masuk rumah, kondisi sepi. Memanggil nama korban, juga tidak ada jawaban. Agustina pun kaget, begitu melihat suaminya tertelungkup, dengan darah berceceran di lantai. Sedangkan atap plafon rumah, kondisinya pecah.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Haryanto menuturkan pihaknya bersama-sama dokter Puskesmas, mengecek jasad korban. Diketahui, bagian belakang kepala korban menderita cidera berat, sehingga mengakibatkan kematian.

“Kami catat keterangan saksi-saksi, termasuk hasil pemeriksaan dokter, M. Rehulina. Tadi Inafis Polres Rembang juga datang ke TKP, “ kata Kapolsek.

Setelah dipastikan korban meninggal dunia bukan karena tindak kekerasan, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *