Operasi Keselamatan Lalin Candi, Wakapolres Beberkan 8 Prioritas Pelanggaran Yang Ditindak
Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi di halaman Mapolres Rembang, Senin (29/04).
Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi di halaman Mapolres Rembang, Senin (29/04).

Rembang – Polres Rembang mulai hari Senin (29/04/2019) menggelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi dan baru akan berakhir tanggal 12 Mei 2019 mendatang.

Wakil Kepala Polres Rembang, Kompol Sumaryono seusai apel gelar pasukan di halaman Mapolres, Senin pagi menjelaskan ada 56 orang personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut. Selain operasi di jalan raya, polisi juga akan melakukan upaya-upaya sosialisasi.

“Mereka yang sudah tidak ikut pengamanan Pemilu, nantinya difokuskan dalam Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi. Paling banyak tentu dari Satlantas sendiri. Nggak hanya dalam kota, operasi juga digelar sampai wilayah pedesaan, “ bebernya.

Kompol Sumaryono menambahkan ada 8 prioritas pelanggaran yang akan ditindak dalam operasi kali ini, diantaranya menggunakan HP saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman, menaikkan dan menurunkan penumpang di jalan tol, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh minuman keras dan Narkoba, selanjutnya mengemudikan kendaraan di bawah umur, melebihi batas maksimal kecepatan dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya.

“Ya dengan giat operasi tersebut, kami mempunyai tujuan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas. Apalagi sudah mau puasa, dengan adanya operasi, besok ketika mendekati Lebaran, kedisiplinan masyarakat sudah meningkat, “ imbuh Wakapolres.

Saat apel gelar pasukan, Wakapolres Rembang membacakan sambutan dari Kepala Korlantas Mabes Polri. Pada kesempatan tersebut diungkap, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama tahun 2017 sebanyak 1.605 orang, sedangkan tahun 2018 turun menjadi 1.134 orang. Dengan adanya Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi, diharapkan angka korban kecelakaan nantinya bisa menurun. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *