MTQ : Bupati Janjikan Hadiah Umroh Kepada Peserta & Kemenag, Tapi Ada Syaratnya
Bupati Rembang, Abdul Hafidz memimpin pembacaan sumpah bagi dewan haqim/juri MTQ, Sabtu malam.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz memimpin pembacaan sumpah bagi dewan haqim/juri MTQ, Sabtu malam.

Bulu – Pemerintah Kabupaten Rembang siap memberikan hadiah umroh bagi peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang berhasil menjadi juara tingkat nasional.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan janji tersebut ketika membuka kegiatan MTQ pelajar & umum tingkat Kabupaten Rembang di lapangan Desa Warugunung, Kecamatan Bulu, Sabtu malam (27 April 2019). Maka ia meminta sejak awal kepada dewan haqim/dewan juri yang disumpah, benar-benar memberikan penilaian secara obyektif, tanpa ada kecurangan. Hal itu untuk mendapatkan juara terbaik, sehingga mereka mampu bersaing di kancah provinsi, nasional atau bahkan internasional. Kebetulan pada tahun 2018, ada remaja warga Desa Sedan, Kecamatan Sedan, Kab. Rembang yang mewakili Indonesia di Iran.

“Kegiatan seperti ini setiap tahun kita gelar dan alhamdulilah setiap tahun ada kafilah dari Kabupaten Rembang yang menyabet juara. Muda-mudahan tahun ini kita juga akan mampu menjuarai sampai tingkat nasional dan internasional, “ bebernya.

Lebih lanjut Bupati berjanji Pemkab Rembang akan memberikan hadiah umroh gratis, kepada siapa saja yang menyabet juara MTQ tingkat nasional. Ia mencontohkan pada bulan Februari tahun 2019, dirinya mendampingi umroh 6 anak yang menyabet juara nasional pada tahun 2018 lalu. Jika ternyata tahun ini 6 orang mampu juara nasional, Hafidz menyebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Rembang, Atho’illah akan diikutkan umroh pula. Tapi kalau melonjak 10 orang juara nasional, hadiah umroh untuk Kemenag Rembang ditambah menjadi 3.

“Kemarin 6 orang yang kita beri hadiah umroh. Lhah kalau tahun ini minimal dapat 6, kepala Kantor Kemenag tak umrohke sisan. Ini bukti keberhasilan bapak memimpin di bidang keagamaan. Lha kalau 10 juara nasional, yang Kemenag tak tambahi jadi 3. Bisa saja 1 dari dewan juri, 2 dari kemenag sendiri, “ kata Hafidz.

Namun Bupati mengingatkan bahwa MTQ bukan ajang untuk sekedar mencari juara. Justru yang terpenting adalah mensyiarkan Al-Qur’an sebagai pedoman umat sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah mengungkapkan MTQ kali ini terbagi dalam 10 majlis. Masing-masing 6 untuk kategori pelajar dan 4 untuk kategori umum. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *