Setelah Sumur Gas Krikilan, Ada Bocoran 2 Lokasi Lain Turut Diincar
Direktur PT. Rembang Migas Energi bersama dengan Camat dan Kapolsek Sumber, memantau akses jalan di wilayah Sumber.
Direktur PT. Rembang Migas Energi bersama dengan Camat dan Kapolsek Sumber, memantau akses jalan di wilayah Sumber.

Sumber – Pelebaran akses jalan antara Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori, sampai dengan wilayah Sumber yang belum dilaksanakan, menjadi kendala dalam pengembangan sumur gas di Desa Krikilan, Kecamatan Sumber. Apalagi pembangunan kilang gas tinggal menunggu waktu.

Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Rembang Migas Energi, Zaenul Arifin menuturkan SKK Migas sudah mengeluarkan pernyataan bahwa akhir bulan Juli atau Agustus tahun ini akan membuka sumur gas di Desa Krikilan. Sedangkan rencana pembangunan kilang gas, diprediksi memakan biaya antara 6 – 9 Juta US Dolar. Maka untuk menarik investor lain, pihaknya berharap Pemkab Rembang mempercepat pelebaran jalan Dresi Kulon – Sumber, sebagai akses jalan utama.

“Kalau kondisi jalan masih seperti sekarang, akan menjadi hambatan bagi temen-teman investor. Saya sebatas berharap Pemda bisa membuka akselerasi seluas mungkin, agar jalan dilebarkan. Tujuannya apa, ya untuk menarik investor berdatangan ke Rembang gitu lho, “ kata Zaenul.

Zaenul menambahkan menurut informasi yang ia terima, nantinya tidak hanya sumur gas Krikilan yang akan digarap. Tapi Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting berencana mengebor di Desa Sridadi, Rembang dan daerah Sluke. Jika ternyata kandungannya lebih besar, diharapkan Kabupaten Rembang akan mendapatkan pemasukan berlipat-lipat. Pihaknya sendiri sudah menyampaikan langsung kepada PHE Randugunting, agar setiap kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Rembang, selalu melibatkan BUMD.

“Saat pembentukan PT. Rembang Migas Energi, saya pernah sampaikan kepada Pansus di DPRD. Kami cukup membutuhkan modal Rp 1 Miliar saja per tahun, tapi bisa menarik investasi ratusan Miliar sampai Triliunan, agar deviden yang kita dapat berlipat-lipat. Saya sudah minta PHE, harus melibatkan BUMD. Saya saklek saja sama direksi. Takutnya seperti daerah-daerah lain, Bintuni maupun Nunukan, karena daerahnya nggak pro aktif, akhirnya ditinggal, “ imbuhnya.

Sebelumnya, kandungan sumur gas di Desa Krikilan mencapai 3 juta kaki kubik per hari. Jumlah tersebut memungkinkan bertambah, karena akan ada pengeboran di titik lain, di dekat sumur gas yang sudah ada, perbatasan antara Desa Krikilan dengan Desa Ronggomulyo Kec. Sumber itu. (Musyafa Musa).

News Reporter

1 thought on “Setelah Sumur Gas Krikilan, Ada Bocoran 2 Lokasi Lain Turut Diincar

  1. Mungkin tanahkelahiran akan hancur dengan keserakahan ke kholifahan. Besok kati wuku jika. Rembang pati terasa gempa. Sudah waktunya naga bumi berbenah. Ku harap gak di bor pati. Rembang. kunci lempeng Jawa. Sinyal pembenahan bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *